periskop.id - PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) mulai mempercepat realisasi dana obligasi dengan meluncurkan proyek unggulan terbarunya, The Vertical Oasis, hotel net-zero carbon pertama di Indonesia yang dioperasikan sepenuhnya dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Proyek ini menjadi bukti konkret komitmen ESG perusahaan sekaligus menandai integrasi teknologi dan alam dalam pengembangan aset properti masa depan. Direktur Pollux Hotels Group Tbk Handoyo menjelaskan, dukungan finansial dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF) dan Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) bukan untuk disimpan, melainkan untuk menciptakan standar baru.

"Dengan The Vertical Oasis, kami tidak lagi berbicara tentang mengurangi dampak negatif, tetapi menciptakan dampak positif yang bersifat regeneratif. Ini adalah jawaban Pollux terhadap tuntutan wisatawan global Gen Z dan Milenial akan kemewahan tanpa rasa bersalah,” ujar Handoyo dalam keterangan resmi, dikutip Senin (12/1).

Melalui The Vertical Oasis, Pollux mengusung konsep living architecture, di mana bangunan hotel berfungsi sebagai ekosistem hidup yang mampu memproduksi energi serta mengelola limbah secara mandiri.

Secara desain, hotel ini dibekali fasad bio-solar hibrida dengan lapisan transparent solar glass serta ribuan tanaman endemik yang berfungsi menyaring udara alami. Inovasi ini memungkinkan gedung memproduksi hingga 40% kebutuhan listriknya sendiri, sekaligus menurunkan suhu mikro area sekitar hotel hingga 3 derajat Celsius.

Keunggulan lain terletak pada AI Core, sistem saraf digital berbasis kecerdasan buatan yang melampaui konsep smart hotel konvensional. Sistem ini memprediksi kebutuhan tamu secara real time mulai dari pencahayaan, suhu ruangan, hingga penggunaan air berdasarkan okupansi dan pola cuaca, sehingga mampu menekan pemborosan energi hingga 60% dibanding hotel konvensional.

Selain efisiensi energi, Pollux menerapkan konsep hyper-local circular economy. Restoran hotel mengusung model farm to table dengan memanfaatkan hasil panen dari sky farm hidroponik di atap gedung, sementara sisa makanan diolah kembali menjadi kompos energi untuk mendukung operasional gedung.

"Peluncuran The Vertical Oasis diproyeksikan meningkatkan valuasi aset jangka panjang POLI, didukung efisiensi operasional yang ekstrem (OPEX rendah) dan daya tarik tinggi bagi pasar internasional," sambung Handoyo.

Selain itu, POLI menargetkan sertifikasi EDGE Advanced dan Greenship Platinum, menjadikan proyek ini sebagai aset “Emas Hijau” dalam portofolio perusahaan. Kemudian, penerbitan obligasi POLI yang dijamin oleh Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF) dan Asian Development Bank (ADB) diarahkan langsung untuk merealisasikan standar baru di industri perhotelan nasional.

"Penjaminan penuh diberikan berdasarkan keyakinan terhadap posisi pasar Pollux Hotels Group yang solid, serta konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik," pungkas Handoyo.