periskop.id - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler tahap pertama akan dimulai pada Februari. Program bantuan ini mencakup Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang akan disalurkan kepada keluarga penerima manfaat di berbagai daerah.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, penyaluran bansos reguler dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi pada awal tahun anggaran.
“Bansos reguler tahap pertama ini direncanakan mulai disalurkan Februari, termasuk PKH dan bantuan sembako,” ujar Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Jumat (23/1).
Terkait mekanisme distribusi, Kemensos menyatakan penyaluran bansos pada tahap ini masih akan dilakukan melalui jalur yang telah berjalan selama ini, yakni perbankan milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia. Adapun wacana penyaluran bansos melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Selama belum ada arahan Presiden, penyaluran bansos tetap dilakukan melalui Himbara dan PT Pos Indonesia,” kata Saifullah Yusuf.
Pemerintah berharap penyaluran bansos reguler tahap pertama dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai informasi, bansos reguler tahap pertama ini menyasar sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Untuk program BPNT, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan yang disalurkan secara triwulan, sehingga total bantuan pada periode Januari–Maret 2026 mencapai Rp600.000 per keluarga.
Sementara itu, bantuan PKH diberikan dengan besaran yang bervariasi sesuai kategori penerima, meliputi ibu hamil, anak usia dini, anak usia sekolah, lanjut usia di atas 60 tahun, serta penyandang disabilitas berat. Besaran bantuan PKH berada pada kisaran Rp225.000 hingga Rp750.000 per tahap, tergantung komponen yang dimiliki masing-masing keluarga.
Tinggalkan Komentar
Komentar