iklan periskop
Makro

Prabowo Bacakan Nota Keuangan RAPBN 2027, Ini Isi Kisi-Kisinya

Prabowo Subianto siap bacakan Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR/MPR, dengan delapan klaster program prioritas jadi sorotan.

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
Prabowo Bacakan Nota Keuangan RAPBN 2027, Ini Isi Kisi-Kisinya
Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto dalam dialog Presiden Prabowo Menjawab. Foto: Periskop/Pipit Ramadhani
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membacakan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dalam Sidang Paripurna DPR/MPR RI, Jumat (14/8). Pembacaan ini menjadi momen penting karena akan memuat arah kebijakan fiskal pemerintah untuk tahun depan.

Sebelum agenda tersebut, Badan Anggaran DPR RI telah menyampaikan laporan pokok-pokok hasil pembahasan pendahuluan RAPBN 2027 beserta Rencana Kerja Pemerintah 2027. Wakil Ketua Banggar DPR Wihadi Wijanto menjelaskan, laporan itu akan menjadi pedoman penyusunan RAPBN 2027.

"Program Kerja Prioritas Nasional 2027 terdiri dari 8 klaster," kata Wihadi dalam pidatonya di Rapat Paripurna, Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (2/7).

Delapan klaster tersebut disusun berdasarkan tema kebijakan fiskal 2027, yakni "Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat".

Sementara itu, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri".

Kedua tema besar ini menjadi payung dari delapan klaster program prioritas yang telah disepakati dalam pembahasan pendahuluan.

Klaster pertama menyasar kedaulatan pangan, disusul klaster kemandirian energi dan air.

Selanjutnya ada klaster pendidikan dan klaster kesehatan sebagai fokus peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Klaster hilirisasi dan industrialisasi turut masuk daftar, beriringan dengan klaster infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana.

Dua klaster terakhir menyasar ekonomi kerakyatan dan desa, serta penurunan kemiskinan sebagai target utama tahun anggaran mendatang.

Delapan klaster ini disebut menjadi kerangka acuan bagi kementerian dan lembaga dalam menyusun program kerja masing-masing sepanjang 2027.

Nota Keuangan dan RAPBN 2027 yang akan dibacakan Prabowo besok diperkirakan merinci lebih jauh alokasi anggaran untuk masing-masing klaster tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Wihadi Wijanto, Prabowo Subianto, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Badan Anggaran (Banggar), Nota Keuangan, dan RAPBN 2027 dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.