iklan periskop
Pasar Modal

IHSG Diproyeksi Menguat, Analis Bagi Dua Skenario Hari Ini

Dua analis pasar modal memproyeksikan IHSG berpotensi bangkit hari ini, meski risiko koreksi masih membayangi pergerakan indeks.

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
IHSG, IDX, Stock
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/11/2025). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (20/8). Dua analis pasar modal memperkirakan indeks berpotensi melanjutkan penguatan meski risiko koreksi masih membayangi.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memaparkan, IHSG masih memiliki dua skenario pergerakan. Skenario terbaik membuka peluang penguatan lanjutan, sementara skenario terburuk berisiko membawa indeks ke area koreksi.

"Dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi menguat menuju area 6.512-6.544. Namun, pada skenario terburuk, IHSG berisiko terkoreksi ke kisaran 6.056-6.230 untuk membentuk wave (b)," ujar Herditya dalam riset hariannya, Kamis (20/8).

Herditya memperkirakan IHSG bakal bergerak di rentang support 6.296 dan 6.201, dengan resistance di level 6.599 dan 6.763 pada perdagangan hari ini. Ia merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, ENRG, ICBP, dan MEDC.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova punya pandangan senada. Ia menilai indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan usai mengalami koreksi terbatas pada perdagangan sebelumnya, dengan target resistance Fibonacci di level 6.545.

"Jika IHSG mampu bertahan di atas level 6.267 dan garis SMA-20, peluang penguatan menuju 6.545 masih terbuka. Sebaliknya, penembusan di bawah 6.267 disertai penutupan harian di bawah SMA-20 dapat menjadi sinyal awal tren turun," kata Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.267, 6.042, dan 5.887, dengan resistance di 6.545, 6.700, dan 6.835 pada perdagangan hari ini. Ia merekomendasikan saham DEWA, KLBF, MBMA, dan MEDC.

Proyeksi kedua analis ini muncul setelah IHSG ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya. Indeks parkir di level 6.394 pada penutupan Rabu (19/8) sore, turun 55,70 poin atau minus 0,86% dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip data RTI Infokom, nilai transaksi investor tercatat sebesar Rp14,28 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 36,01 miliar lembar saham.

Dari total saham yang diperdagangkan pada penutupan kemarin, sebanyak 238 saham menguat, 363 saham terkoreksi, dan 188 saham stagnan.

Kedua analis kompak menyoroti level 6.267 sebagai titik krusial yang menentukan arah IHSG dalam beberapa hari perdagangan mendatang.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Herditya Wicaksana, Ivan Rosanova, MNC Sekuritas, Binaartha Sekuritas, ihsg hari ini, dan prediksi harga emas dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.