periskop.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk untuk menyalurkan pembiayaan sindikasi senilai Rp4,7 triliun kepada PT Plaza Indonesia Investama (PII) dan PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN). Transaksi ini menggunakan skema Sustainability-Linked Loan (SLL).

Ketiga bank bertindak sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB) dalam transaksi tersebut. CIMB Niaga mendapat peran tambahan sebagai Sole Sustainability Coordinator, Agen Fasilitas, dan Agen Jaminan.

Advertisement

"Peran CIMB Niaga sebagai MLAB, Sustainability Coordinator, serta Agen Fasilitas dalam sindikasi ini menunjukkan penerapan solusi pembiayaan secara menyeluruh," ujar Head of Corporate Banking, Investment Banking Coverage & Loan Syndication CIMB Niaga Miranty Supardi dalam keterangan resmi, Rabu (17/6).

Dana tersebut akan dimanfaatkan Plaza Indonesia untuk keperluan pembiayaan korporasi, termasuk refinancing atas fasilitas utang yang sudah berjalan. Miranty menerangkan, kucuran ini merupakan bagian dari dukungan sektor perbankan terhadap transformasi bisnis berkelanjutan di industri properti.

Melalui skema SLL, Plaza Indonesia berkomitmen memenuhi sejumlah target keberlanjutan. Di antaranya, menekan emisi gas rumah kaca (GRK) dari kegiatan operasional serta mempertahankan sertifikasi bangunan hijau Greenship tingkat lanjut pada Plaza Indonesia Shopping Center dan The Plaza Office Tower.

Sektor real estat disebut Miranty sebagai salah satu prioritas dalam peta jalan Net Zero Emission (NZE) CIMB Group, yang menargetkan nol emisi bersih pada 2050. Plaza Indonesia dinilainya konsisten menjalankan prinsip keberlanjutan melalui sertifikasi green building, peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, dan berbagai inisiatif dekarbonisasi lainnya.

"Kami senantiasa mendukung transformasi berbagai sektor termasuk sektor real estat menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan," katanya.

Direktur Plaza Indonesia Evy Tirtasudira menyatakan, pembiayaan sindikasi ini menjadi penopang penting bagi pengembangan bisnis perseroan ke depan. Aspek keberlanjutan, menurutnya, sudah menjadi bagian inti dari strategi bisnis Plaza Indonesia sebagai pengelola properti premium di Indonesia.

Ke depan, Plaza Indonesia menegaskan akan terus membenahi praktik keberlanjutannya melalui optimalisasi efisiensi energi bangunan, pengelolaan lingkungan operasional yang lebih baik, serta peningkatan standar green building pada aset-aset utama perseroan.

"Kami percaya pengembangan properti premium ke depan harus mampu menghadirkan keseimbangan antara kualitas, pengalaman pelanggan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan," pungkas Evy.