Periskop.id - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) resmi menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 senilai total lebih dari Rp1,5 triliun. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 23 Juni 2026.

Corporate Secretary GGRM Heru Budiman memaparkan, besaran dividen yang disepakati mencapai Rp800 per lembar saham, dengan total nilai seluruh pembagian sebesar Rp1.539.270.400.000.

"Total nilai dividen yang sudah ditentukan sebanyak Rp1.539.270.400.000. Dividen per saham capai Rp800," tulis Heru Budiman dalam keterbukaan informasi, Kamis (24/6).

Pencairan dividen dijadwalkan pada 23 Juli 2026. Sebelum sampai ke tahap pembayaran, pemegang saham perlu memperhatikan sejumlah tanggal krusial dalam jadwal distribusi ini.

Untuk pasar reguler dan negosiasi, cum dividen jatuh pada 1 Juli 2026, sementara ex dividen-nya pada 2 Juli 2026. Di pasar tunai, cum dividen ditetapkan 3 Juli 2026 dan ex dividen pada 6 Juli 2026.

Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date) adalah 3 Juli 2026.

Pembagian dividen ini dilandasi data keuangan GGRM per 31 Desember 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp1.556.533.000.000.

Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp61.385.349.000.000, sedangkan total ekuitas perseroan tercatat Rp62.570.837.000.000.

Dari sisi harga saham, GGRM diperdagangkan di level Rp16.900 per lembar hingga Kamis (25/6) pukul 14.38 WIB. Dengan nilai dividen Rp800 per saham, dividend yield GGRM diperkirakan mencapai sekitar 4,73%.

Nilai dividen yang dibagikan tahun ini sedikit lebih kecil dibanding laba bersih yang dibukukan, yakni Rp1.539 triliun dari laba Rp1.556 triliun. Sisanya masuk ke saldo laba ditahan yang kini menggembung hingga melampaui Rp61 triliun, mencerminkan fondasi keuangan perseroan yang cukup kokoh.