Periskop.id - Empat emiten Grup Salim secara bersamaan bersiap mendistribusikan dividen tunai kepada para pemegang saham. Total nilai dividen dari keempat emiten itu mencapai Rp664 per lembar saham.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), keempat emiten tersebut adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP). INDF mencatatkan nilai dividen tertinggi di antara keempat emiten itu, yakni Rp290 per saham, yang dijadwalkan cair pada 29 Juli 2026.
ICBP menyusul dengan dividen Rp265 per lembar saham, dijadwalkan dibayarkan sehari lebih awal pada 28 Juli 2026. Direktur Utama ICBP Anthoni Salim menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh di industrinya.
"Kami tetap berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah dan mempertahankan posisi ICBP sebagai pemimpin di industri makanan dan minuman," kata Anthoni Salim dalam keterangan resminya, Jumat (26/6).
Komitmen itu ditopang oleh kinerja fundamental yang solid. INDF membukukan laba bersih senilai Rp10,68 triliun sepanjang 2025, tumbuh 23,61% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
ICBP mencatat pertumbuhan yang lebih tajam. Laba bersihnya melonjak 30,30% menjadi Rp9,22 triliun pada 2025, dari sebelumnya Rp7,07 triliun di tahun penuh 2024.
Dua emiten Salim yang bergerak di sektor perkebunan turut ambil bagian dalam aksi bagi dividen ini. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) SIMP menetapkan dividen tunai sebesar Rp26 per saham, sementara LSIP memutuskan Rp83 per saham.
Direktur Utama Grup SIMP Paulus Moleonoto menekankan bahwa efisiensi dan pengendalian biaya tetap menjadi prioritas utama perusahaan tahun ini.
"Grup SIMP tetap fokus pada peningkatan pengendalian biaya dan efisiensi, memprioritaskan belanja modal serta meningkatkan produktivitas," pungkas Paulus Moleonoto dalam keterangan resminya, Kamis (25/6).
Tinggalkan Komentar
Komentar