Periskop.id - Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat pergerakan 97.853 penumpang pada 29 Juni 2026, menandai dimulainya tren kenaikan arus perjalanan di periode libur sekolah. Angka itu terdiri dari 49.259 penumpang keberangkatan dan 48.594 penumpang kedatangan.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi menyebutkan, pada hari yang sama tercatat sebanyak 841 pergerakan penerbangan, yakni 423 penerbangan kedatangan dan 418 penerbangan keberangkatan.

"Kami telah menyiapkan rencana operasi secara menyeluruh untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan lancar, aman, dan nyaman selama periode libur sekolah," tutur Heru dalam keterangan resmi di Tangerang, Senin (29/6).

Pergerakan penumpang pada hari itu didominasi rute domestik. Terminal 1 melayani 21.031 penumpang dengan 201 penerbangan, sementara Terminal 2 mencatat 20.959 penumpang domestik dari 218 penerbangan.

Untuk segmen internasional di Terminal 2, Heru merinci ada 8.309 penumpang yang terlayani dalam 66 penerbangan. Terminal 3 menjadi yang tersibuk di jalur internasional dengan 30.619 penumpang dan 161 penerbangan, ditambah 16.935 penumpang domestik dari 184 penerbangan.

"Untuk di Terminal 1 itu tercatat ada 21.031 orang penumpang dengan 201 penerbangan," ujar Heru.

Pihak pengelola bandara memperkirakan puncak arus libur sekolah berlangsung mulai 29 Juni hingga 11 Juli 2026. Selama rentang waktu itu, Bandara Soetta diproyeksikan melayani sekitar 1,91 juta penumpang dengan total 12.934 pergerakan penerbangan.

Lonjakan ini dinilai signifikan dibanding hari-hari biasa di luar musim liburan. Heru memaparkan, mobilitas masyarakat yang meningkat selama musim liburan berpotensi mendorong kenaikan jumlah penumpang hingga 11,5% dan pergerakan pesawat sekitar 7,7%.

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Soetta menyatakan telah mengantisipasi lonjakan tersebut dengan menyiapkan rencana operasi menyeluruh. Langkah itu mencakup seluruh terminal, baik domestik maupun internasional.

"Peningkatan mobilitas masyarakat selama musim liburan diperkirakan mendorong kenaikan jumlah penumpang sebesar 11,5% dan pergerakan pesawat sekitar 7,7% dibandingkan hari-hari normal," pungkas Heru.