Bisnis

Bukit Asam (PTBA) Bukukan Laba Bersih Rp2,64 Triliun pada Semester I/2026

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencetak laba bersih Rp2,64 triliun pada semester I/2026 berkat lonjakan pendapatan dan efisiensi beban pokok

12 jam yang lalu · 2 mnt baca
Ilustrasi  aktivitas pertambangan batu bara skala besar di Indonesia. (AI)
Ilustrasi aktivitas pertambangan batu bara skala besar di Indonesia. (AI)
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) meraup laba bersih sebesar Rp2,64 triliun sepanjang semester I/2026. Capaian ini melesat 218,10% secara tahunan dibandingkan dengan perolehan semester I/2025 sebesar Rp833,04 miliar.

Peningkatan kinerja keuangan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan perusahaan. PTBA berhasil mengantongi pendapatan total sebesar Rp22,02 triliun, naik dari sebelumnya Rp20,45 triliun pada periode sama tahun lalu.

Penjualan batu bara menjadi penyumbang terbesar pendapatan emiten ini. Transaksi dengan pihak ketiga menyumbang Rp12,3 triliun, sedangkan penjualan ke pihak berelasi tercatat sebesar Rp9,36 triliun.

Akumulasi pendapatan dari segmen batu bara tersebut menyentuh angka Rp21,67 triliun. Angka ini menegaskan bisnis utama perseroan masih menjadi pendorong dominan kinerja operasional.

Selain lini utama, PTBA turut menghimpun pendapatan dari aktivitas bisnis lainnya sebesar Rp355 miliar. Hasil ini didapat dari pelanggan pihak ketiga senilai Rp325,6 miliar dan pihak berelasi sejumlah Rp29,88 miliar.

Manajemen PTBA menjelaskan, pendapatan aktivitas pendukung tersebut berasal dari penjualan listrik, briket, serta minyak sawit mentah dan inti sawit. Pihaknya menambahkan, pos ini juga mencakup pendapatan dari jasa kesehatan rumah sakit dan sewa.

Performa keuangan perseroan kian kokoh berkat efisiensi biaya operasional. Beban pokok pendapatan terpangkas 2,33% menjadi Rp17,7 triliun dari nilai sebelumnya yang mencapai Rp18,2 triliun.

Penurunan beban pokok tersebut mendorong lonjakan laba bruto perseroan. PTBA mengamankan laba kotor sebesar Rp4,24 triliun atau tumbuh 89,02% dibandingkan capaian semester I/2025 sebesar Rp2,24 triliun.

Pertumbuhan aset juga mewarnai neraca keuangan perusahaan hingga pertengahan tahun ini. Total aset perseroan menguat menjadi Rp48,1 triliun dari posisi akhir Desember 2025 sebesar Rp43,9 triliun.

Pada periode yang sama, jumlah kewajiban perusahaan tercatat mengalami penyesuaian. Total liabilitas PTBA naik menjadi Rp22,76 triliun dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar Rp21,3 triliun.

Sebagai penutup laporan keuangan, ekuitas perseroan menunjukkan tren kenaikan positif. Total ekuitas PTBA tumbuh menjadi Rp25,3 triliun pada akhir Juni 2026 dari sebelumnya Rp22,61 triliun pada akhir 2025.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.