Bisnis

Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Senilai Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026

Jasa Marga raup laba bersih Rp1,9 triliun di semester I 2026. Pertumbuhan didorong kenaikan pendapatan tol dan transformasi layanan jalan tol nasional.

1 hari yang lalu · 3 mnt baca
Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Senilai Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026
Ruas Tol Jagorawi yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Dok. Jasa Marga)
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan kinerja finansial positif dengan membukukan laba bersih Rp1,9 triliun pada semester I 2026. Capaian ini ditopang oleh kenaikan pendapatan usaha, lonjakan volume lalu lintas kendaraan, serta transformasi layanan operasional jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, torehan manis sepanjang paruh pertama tahun ini menegaskan komitmen perseroan dalam menjaga stabilitas keuangan.

Ia menilai pertumbuhan bisnis tersebut berjalan seirama dengan peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

"Pencapaian semester I 2026 merupakan komitmen perseroan dalam menjaga kesehatan finansial dan pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan peningkatan layanan kepada masyarakat," kata Rivan, Senin (31/8).

Ia memaparkan bahwa perolehan pendapatan usaha perseroan menyentuh angka Rp10,3 triliun atau tumbuh 7,6% secara tahunan.

Sektor penerimaan tol menjadi penyumbang terbesar senilai Rp9,5 triliun, sementara pendapatan usaha lainnya melonjak 17,6% hingga mencapai Rp798,2 miliar.

Menurutnya, efisiensi operasional yang terukur sukses mendorong EBITDA perseroan menembus Rp7,0 triliun dengan kenaikan 8,1%. Ia menambahkan bahwa margin EBITDA perusahaan dapat dipertahankan secara konsisten pada level 67,8%.

Capaian EBITDA tersebut dinilai memperkuat kemampuan perseroan dalam memelihara arus kas secara solid.

Ia menyebut stabilitas finansial ini penting untuk menuntaskan kewajiban pembayaran sekaligus mendukung agenda expansi bisnis berkelanjutan.

"Pertumbuhan tersebut juga tercermin pada profitabilitas perseroan, dengan realisasi laba bersih yang diatribusi kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,9 triliun atau tumbuh 2,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi kas yang sehat bakal dimanfaatkan sebagai modal utama investasi peremajaan fasilitas.

Menurutnya, langkah ini mencakup penerapan digitalisasi manajemen lalu lintas serta peningkatan standar keselamatan berkendara.

Secara operasional, ia mengungkapkan volume transaksi tol mencapai 647,5 juta kendaraan sepanjang semester pertama.

Angka tersebut naik 1,7% dengan rata-rata lalu lintas harian menyentuh 3,58 juta kendaraan.

"Jasa Marga terus memperkuat perannya sebagai market leader jalan tol di Indonesia," kata dia.

Atas capaian tersebut, perseroan menegaskan posisinya dengan menguasai konsesi sepanjang 1.736 km hingga akhir Juni 2026.

Saat ini, sebanyak 1.294 km jalan tol telah beroperasi penuh atau setara 42% dari total jaringan tol nasional.

Guna memperkuat konektivitas logistik, perseroan tengah memacu pembangunan ruas tol baru seperti Jakarta-Cikampek II Selatan, Akses Patimban, Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta-YIA, hingga Probolinggo-Banyuwangi.

Langkah strategis ini dirancang untuk menghubungkan kawasan industri dan wisata demi memicu pertumbuhan arus lalu lintas baru.

Di sisi lain, perseroan mengubah paradigma operasional dari sekadar penyedia infrastruktur fisik menjadi pembangun budaya perjalanan.

Konsep itu diwujudkan melalui penguatan pemeliharaan jalan presisi tinggi, pembenahan rest area, serta optimalisasi saluran informasi pengemudi.

Ia menjelaskan, perseroan telah menyiagakan armada inspeksi Hawkeye dan sistem pemantauan digital TROOPS untuk mendeteksi kerusakan jalan secara dini.

Selain itu, fasilitas rest area kini dilengkapi SPKLU dan pengelolaan sampah terpadu untuk mendukung transisi kendaraan listrik serta konsep green corridor.

"Serta penguatan layanan informasi yang memastikan informasi perjalanan tersedia secara tepat dan mudah diakses (inform the journey),” pungkas Rivan.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai jasa marga dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.