periskop.id - Ajang lari bergengsi Purwokerto Half Marathon (PHM) 2026 berhasil mencetak sejarah dengan memecahkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) secara bersamaan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Banyumas, dan Bank Indonesia berkolaborasi menyukseskan gelaran olahraga daerah tersebut pada Minggu (17/5).

Advertisement

Executive Manager MURI Sri Widayati menyerahkan langsung piagam penghargaan bernomor 12.726 kepada Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di kawasan Menara Teratai, Purwokerto.

Sri turut menyerahkan piagam rekor bernomor 12.727 kepada Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Christoveny yang bertindak sebagai mitra pendidikan acara.

"Ini pencatatan rekor baru, ada dua rekor sekaligus," kata Sri di Purwokerto, Minggu (17/5), seperti dilansir Antara.

Ia menjelaskan rekor pertama diberikan atas pencapaian pengerahan kelompok penyemangat atau cheering lintasan lari terbanyak dalam satu ajang olahraga.

Menurutnya, pihak penyelenggara berhasil menempatkan 87 grup kesenian dengan total 9.420 orang penampil di 103 titik sepanjang rute perlombaan.

"Tiap langkah pelari ditemani sorakan energi dan dukungan tanpa henti," jelasnya.

Sri menyebut kehadiran ribuan pemandu sorak tersebut membuat atmosfer kompetisi di Kota Purwokerto terasa lebih hidup dan meriah dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia memaparkan rekor kedua tercatat untuk penyelenggaraan edukasi perlindungan konsumen secara serentak dengan peserta lari terbanyak.

Program edukasi garapan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto ini berhasil menyasar enam ribu pelari dari empat kategori jarak lomba.

Edukasi masif ini memberikan nilai tambah berupa literasi keuangan dan pengenalan sistem pembayaran aman bagi masyarakat luas di tengah kegiatan olahraga.