Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran, Target Anggaran Rp13 Triliun
Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp13 triliun untuk insentif Lebaran, mencakup diskon tarif, stimulus, serta bansos beras dan minyak goreng.

periskop.id- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah tengah menyiapkan anggaran sekitar Rp13 triliun untuk program insentif Lebaran tahun ini.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai bentuk stimulus guna menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Sudah ada (target anggaran) kisarannya Rp13 triliun," kata Airlangga kepada media, Jakarta, dikutip Jumat (30/1).
Airlangga menjelaskan, insentif Lebaran tersebut akan mencakup berbagai program, mulai dari pemberian insentif, diskon tarif di sejumlah sektor, hingga bantuan sosial (bansos). Bantuan sosial yang disalurkan antara lain berupa beras dan minyak goreng.
"Insentif ada, tarif-tarif diskon ada, terus bansos ada, bansos beras maupun minyak kita," ungkapnya.
Menurutnya, skema insentif tahun ini pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan program sebelumnya. Namun, pemerintah berencana meningkatkan cakupan dan besaran bantuannya.
"Kayak seperti sebelumnya. Kemudian mungkin jumlahnya akan lebih banyak, akan lebih besar," jelasnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, pemerintah akan mengumumkan secara resmi rincian lengkap program insentif Lebaran tersebut dalam waktu dekat.
"Ya yang lain nanti kita announce," tutupnya.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Lebaran 2026, idulfitri 2026, insentif, Ramadan 2026, dan Airlangga Hartarto dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.