Rumah Orang Tua MC 'Hafalan Quran' Digeruduk Massa, Polisi Pastikan Sudah Kondusif
Massa mendatangi rumah di Rawalumbu, Bekasi, usai kontroversi MC Ega yang menggelar tantangan hafalan Al-Qur’an di booth miras festival musik Ancol. Polisi memastikan situasi aman...

Periskop.id - Sekelompok massa mendatangi sebuah rumah di kawasan Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, Selasa (11/8) malam. Aksi tersebut dipicu kekecewaan warga atas tindakan pemandu acara (MC) di booth minuman keras yang menggelar tantangan hafalan Al-Qur’an dalam festival musik di Ancol, Jakarta Utara.
Kapolsek Rawalumbu AKP Akhmadi menyampaikan, saat polisi mendatangi lokasi kejadian, warga langsung membubarkan diri. Saat penggerudukan berlangsung, sosok MC terkait juga dipastikan tidak berada di tempat.
“Jadi mereka itu kan nggak paham, makanya saya kasih pemahaman, akhirnya mereka membubarkan diri,” kata Akhmadi kepada wartawan, Rabu (12/8).
Akhmadi mengonfirmasi rumah yang didatangi warga tersebut bukanlah kediaman pribadi sang MC, melainkan milik mendiang orang tuanya.
“Bukan, jadi itu adalah rumah orang tuanya. Orang tuanya sudah meninggal, tapi dia suka ke situ,” ujarnya.
Akhmadi menegaskan tidak ada aksi kerusuhan maupun tindakan anarkis saat kedatangan massa. Pihak kepolisian segera tiba di lokasi untuk mengendalikan situasi dan memberikan edukasi kepada warga.
“Nggak, aman,” tegas Akhmadi.
Lebih lanjut, Akhmadi menjelaskan, massa bersedia membubarkan diri secara tertib setelah mendapat kepastian bahwa dugaan penistaan atau pelanggaran etik oleh MC tersebut sudah dalam penanganan aparat kepolisian.
“Saya kasih pemahaman bahwa itu sudah ditangani polisi. Begitu saya datang, saya kasih penjelasan, beberapa dari mereka saya kenal. Akhirnya saya beri pemahaman dan mereka langsung pulang,” ungkapnya.
Aksi penggerudukan ini dipicu kemarahan massa atas tindakan Ega saat memandu acara di booth sponsor minuman keras dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. Sang MC memicu kontroversi publik karena menggelar tantangan hafalan Al-Qur’an di lokasi penjualan miras tersebut.
Insiden kedatangan sekelompok warga terjadi di kawasan Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Selasa (11/8) malam. Lokasi yang disatroni massa ternyata bukan kediaman pribadi Ega, melainkan rumah mendiang orang tuanya yang masih sering ia kunjungi.

Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.