Prabowo Ungkap Rencana Akuisisi Perusahaan Asing untuk Adopsi Teknologi
Presiden Prabowo Subianto ungkap rencana akuisisi perusahaan asing untuk dapatkan teknologi cloning demi memperbanyak ternak sapi menuju swasembada daging

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana pemerintah mengakuisisi sejumlah perusahaan asing untuk mendapatkan teknologi dan keahlian yang belum dimiliki Indonesia. Pengungkapan ini disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026.
Prabowo menjelaskan, strategi akuisisi perusahaan terbaik dunia bertujuan mendapatkan berbagai aset tidak berwujud yang sulit dibangun dari nol. Ia merinci sejumlah manfaat yang diharapkan dari langkah tersebut.
"Kita juga akan membeli perusahaan-perusahaan terbaik di dunia. Untuk kita bisa dapat teknologinya. Kita bisa dapat IP-IP-nya. Kita bisa dapat manajemen yang terbaik. Kita bisa dapat pasarnya. Kita bisa dapat pengalaman mereka. Sehingga nanti ekonomi kita akan kuat," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia mencontohkan strategi tersebut dengan kasus konkret di sektor peternakan. Prabowo menjelaskan kebutuhan mendesak Indonesia terhadap populasi ternak sapi yang lebih besar guna mengejar target swasembada daging.
"Sebagai contoh untuk meningkatkan hasil daging kita, kita perlu sapi yang banyak. Dengan itu kita bisa mendapatkan teknologi cloning. Dengan cloning kita bisa memperbanyak," ujar Prabowo.
Ia mengakui secara terbuka bahwa Indonesia saat ini belum memiliki populasi ternak yang memadai untuk mendukung target swasembada daging sapi. Prabowo menyebut keterbatasan ini sebagai alasan utama di balik rencana akuisisi teknologi cloning tersebut.
"Kita tidak punya ternak," tegas Prabowo.
Rencana ini disampaikan Prabowo dalam konteks strategi pemanfaatan keuntungan BUMN untuk mempercepat proses hilirisasi sekaligus penguatan hulu industri. Ia menempatkan strategi cloning sapi sebagai salah satu contoh nyata dari pendekatan upstreaming yang tengah dijalankan pemerintahannya.
Prabowo sebelumnya menegaskan Indonesia masih menghadapi keterbatasan dalam mencapai swasembada daging sapi dan kerbau, meski telah berhasil pada delapan komoditas pangan lain. Rencana teknologi cloning ini disebutnya sebagai salah satu solusi untuk mempercepat pencapaian target tersebut.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 digelar menjelang peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus. Prabowo menegaskan strategi akuisisi teknologi asing akan terus dijajaki di berbagai sektor strategis lain ke depan.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, dan Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.








Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.