iklan periskop
Internasional

Paus Leo Sampaikan Duka Mendalam Atas Bencana Gempa Bumi di NTT

Paus Leo XIV menyampaikan duka cita mendalam dan mendoakan para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur.

2 jam yang lalu · 2 mnt baca
korban gempa
Petugas SAR gabungan berupaya menyelamatkan warga yang tertimpa runtuhan bangunan di Sikka, NTT. dok. Basarnas
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinan dan rasa duka mendalam atas bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur. Pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia ini memanjatkan doa bagi seluruh masyarakat yang terdampak musibah tersebut.

Menurut pernyataan resmi lembaga, ucapan empati dari Vatikan itu diunggah melalui akun media sosial KBRI Vatikan pada Kamis (20/8). Pesan bela sungkawa dikirimkan langsung kepada Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD.

"Paus menyampaikan solidaritas dan kedekatan spiritual kepada seluruh masyarakat yang terdampak," demikian keterangan KBRI Vatikan mengutip isi telegram resminya.

Ia mengungkapkan kesedihan yang sangat mendalam atas kehancuran serta penderitaan yang harus dialami warga NTT. Telegram resmi tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin.

Selain menyampaikan doa, ia mengimbau para pemimpin Gereja setempat untuk bahu-membahu menanggulangi dampak bencana. Otoritas sipil juga didorong untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan secara masif.

Ia berharap berkat ilahi dapat memberikan kekuatan dan penghiburan bagi para keluarga korban. Langkah ini dinilai penting guna mempercepat pemulihan psikologis dan fisik warga.

Sementara itu, dampak gempa bumi di wilayah tersebut dilaporkan merusak infrastruktur warga secara masif. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini.

BNPB mengonfirmasi sedikitnya 75 orang meninggal dunia dan 907 orang mengalami luka-luka akibat guncangan hebat tersebut. Lembaga penanggulangan bencana ini mengimbau warga agar selalu siap siaga.

Waspada tinggi tetap diperlukan mengingat aktivitas gempa susulan di lokasi kejadian tercatat masih sangat tinggi. Gempa susulan terkini dirasakan cukup kuat oleh masyarakat setempat.

Hingga Kamis pukul 16.00 WIB, BNPB mendata sebanyak 3.752 gempa susulan telah terjadi. Salah satu guncangan bergetar pada pukul 10.47 WITA dengan kekuatan 5,7 magnitudo.

Peristiwa bencana alam ini berawal saat gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8). Getaran dahsyat tersebut menjadi pemicu utama kerusakan parah di berbagai titik lokasi terdampak.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Paus Leo XIV, dan Gempa NTT dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.