Mau Lolos MagangHub? Ini 3 Sektor yang Paling Banyak Serap Anak Magang
Mau lolos MagangHub? Kenali tiga sektor yang paling banyak menyerap peserta magang serta skill utama yang dibutuhkan perusahaan.

Periskop.id - Program MagangHub dalam kerangka Program Magang Nasional terus menarik minat para pencari kerja dan mahasiswa di Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Antara dari Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), terdapat tiga sektor industri utama yang mencatatkan tingkat penyerapan peserta magang paling tinggi.
Tiga sektor tersebut menjadi penyerap peserta terbanyak karena memiliki kebutuhan talenta yang sangat luas di berbagai lini industri. Sektor Keuangan berada di posisi teratas dengan total penyerapan mencapai 2.559 peserta.
Di posisi kedua, sektor Perdagangan Besar (Wholesale Trade) berhasil menyerap 1.759 peserta, disusul oleh sektor Manufaktur di posisi ketiga dengan penyerapan sebanyak 1.501 peserta.
Selain tiga sektor utama di atas, Bakom RI mencatat ada beberapa sektor lain yang juga memiliki peluang penyerapan magang cukup besar. Di antaranya adalah sektor kesehatan dengan porsi penyerapan sebesar 10,3% serta sektor akomodasi sebesar 5,2%.
Data penyerapan ini bukan sekadar perkiraan, melainkan bersumber dari hasil evaluasi sementara Program Magang Nasional 2025 pada gelombang (Batch) 1 dan 2.
Secara keseluruhan, program ini telah melibatkan sebanyak 65.245 peserta magang dan didukung oleh 7.217 perusahaan penyelenggara yang tersebar di berbagai wilayah.
Rincian Subsektor dan Keterampilan yang Dibutuhkan
Tiap sektor industri memiliki fokus cakupan bisnis serta kebutuhan keterampilan (skill) yang berbeda bagi para calon peserta.
Pada sektor keuangan, cakupan bisnis meliputi perbankan, teknologi finansial (fintech), asuransi, perusahaan pembiayaan, hingga investasi. Keterampilan utama yang dicari dari calon peserta mencakup penguasaan Microsoft Excel, kemampuan analisis dan pengolahan data, serta administrasi keuangan.
Untuk sektor perdagangan Besar (wholesale trade), subsektor yang terlibat antara lain distribusi, barang konsumsi cepat saji (FMCG), ritel, serta ekspor dan impor. Keterampilan yang dibutuhkan mencakup penggunaan Microsoft Excel, administrasi bisnis, serta manajemen stok dan inventaris.
Sementara itu, sektor manufaktur mencakup industri otomotif, makanan dan minuman (F&B), elektronik, serta farmasi. Keterampilan mendasar yang wajib dimiliki peserta di sektor ini adalah penguasaan Microsoft Excel, pemahaman dasar quality control (QC), serta kemampuan memahami standar operasional prosedur (SOP) kerja.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Maganghub dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.