Kota

Demo DPR Hari Ini, Gatot Subroto Ditutup, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin 3 Zona

Demo DPR 27 Agustus berdampak pada lalu lintas Senayan. Dishub DKI menyiapkan rekayasa tiga zona, 120 petugas, dan sejumlah jalur alternatif

9 jam yang lalu · 4 mnt baca
Demo DPR Hari Ini, Gatot Subroto Ditutup, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin 3 Zona
Ilustrasi pengalihan arus imbas aksi unjuk rasa. dok. Periskop.id/ AI Generated Image
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026), mulai berdampak pada arus kendaraan sejak pagi. Jalan Gatot Subroto di depan kompleks parlemen telah ditutup, sementara Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas dalam tiga zona yang akan diterapkan secara situasional mengikuti pergerakan massa.

Sebanyak 120 petugas Dishub DKI disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan. Sebanyak 60 petugas bertugas pada pukul 07.00-13.00 WIB, kemudian 60 lainnya pada pukul 13.00-19.00 WIB. Dishub juga menyediakan empat mobil derek di Pintu 10, bawah Flyover Ladokgi, Hotel Mulia, dan FX.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pengalihan arus tidak diberlakukan secara kaku karena kondisi dapat berubah sesuai konsentrasi massa dan situasi di lapangan.

“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi pengalihan arus,” ujar Budi di Jakarta, Kamis.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar Senayan, Gatot Subroto, Sudirman hingga kawasan Istana karena itu diminta memperhitungkan waktu perjalanan dan menyiapkan rute alternatif.

Rekayasa Lalu Lintas Dibagi Tiga Zona

Dishub DKI membagi pengamanan lalu lintas berdasarkan tiga zona. Zona 1 terpusat di kawasan DPR/MPR RI, Zona 2 mencakup koridor Senayan-Gatot Subroto-Sudirman, sedangkan Zona 3 meliputi kawasan DPR/MPR hingga kawasan Istana.

Skema pengalihan yang telah disiapkan meliputi:

Zona 1 DPR/MPR: Jalan Letjen S. Parman sisi selatan mulai Semanggi hingga Simpang Slipi menjadi ruas yang berpotensi terdampak. Rekayasa diberlakukan apabila terjadi kepadatan.

Zona 2 Senayan-Gatot Subroto-Sudirman: kendaraan dari Cawang dapat dialihkan melalui Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Asia Afrika-Jalan Patal Senayan. Arus dari Tomang menuju Cawang pada dasarnya masih dapat melintas, tetapi dapat berubah sesuai situasi.

Zona 3 DPR/MPR: kendaraan dari Tomang menuju Cawang dapat dialihkan melalui Jalan Tomang Raya-Jalan Balikpapan-Jalan Suryopranoto-Jalan Juanda. Dari Cawang menuju Tomang diarahkan melalui Gatot Subroto-Sudirman-Sisingamangaraja-Asia Afrika-Patal Senayan. Adapun kendaraan dari Blok M menuju Tomang dapat menggunakan Sisingamangaraja-Asia Afrika-Patal Senayan atau bergerak melalui Gatot Subroto ke arah Cawang.

Zona 3 kawasan Istana: ruas yang berpotensi terdampak mencakup Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Budi Kemuliaan. Arus Tugu Tani menuju Tanah Abang dapat dialihkan melalui MI Ridwan Rais-Medan Merdeka Timur-Veteran-Cideng Timur. Kendaraan dari Tanah Abang menuju Pulogadung diarahkan melalui Abdul Muis-Majapahit-Juanda. Dari Senayan menuju Kota dapat melalui KH Mas Mansyur-Cideng Barat-Cideng Timur-Abdul Muis-Majapahit. Sementara kendaraan Harmoni menuju Senayan disiapkan melewati Juanda-Pos-Gedung Kesenian-Lapangan Banteng Utara-Katedral-Pejambon-MI Ridwan Rais-Tugu Tani-Menteng Raya-Taman Cut Mutiah-Sam Ratulangi-HOS Cokroaminoto-Rasuna Said.

Dishub juga menempatkan petugas pada 10 titik pengaturan, yakni Simpang Senayan arah Bundaran Senayan, FX, TL Fairmont, Patal Senayan, Pintu 10, Hotel Mulia, Simpang Palmerah, Masjid Babah Alun, Ladokgi, serta kolong Ladokgi.

Transjakarta Mulai Alihkan Sejumlah Rute

Dampak aksi juga mulai dirasakan pengguna angkutan umum. Penutupan jalan di sekitar DPR membuat Transjakarta melakukan pengalihan dan penyesuaian terhadap sejumlah layanan sejak Kamis pagi.

Koridor 9 serta rute 9A, 10H, 1W, 3F, S61, SH2, dan T31 mengalami pengalihan. Untuk perjalanan menuju Pluit, bus dialihkan menggunakan jalan tol sehingga Halte Gerbang Pemuda dan Petamburan untuk sementara tidak dilayani.

Rute 8N Kebayoran-Petamburan via Asia Afrika juga diperpendek menjadi Kebayoran-Asia Afrika. Sementara sejumlah laporan menyebut rute 1B dan 1F untuk sementara tidak beroperasi akibat penutupan akses di sekitar kompleks DPR/MPR.

Karena pengalihan bersifat dinamis, pengguna Transjakarta disarankan memeriksa pembaruan layanan sebelum berangkat.

Polisi Perkirakan Massa Sekitar 500 Orang

Aksi Kamis ini melibatkan sejumlah elemen masyarakat dengan tuntutan yang berbeda. Polda Metro Jaya sebelumnya memperkirakan sekitar 500 orang akan mengikuti aksi berdasarkan surat pemberitahuan yang telah diterima hingga Rabu (26/8). Konsentrasi massa diperkirakan berada di sekitar Gedung DPR/MPR RI.

Salah satu kelompok yang telah mengonfirmasi kehadiran adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Koordinator AMPB Supriyono alias Botok mengatakan kelompoknya membawa tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor. Mereka menyatakan aksi akan berlangsung damai.

Selain AMPB, laporan terbaru menyebut terdapat kelompok lain seperti Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4), dengan agenda mulai dari isu pemberantasan korupsi, harga kebutuhan pokok hingga dukungan terhadap program pemerintah.

Polri sebelumnya mengimbau peserta aksi tetap menyampaikan pendapat secara damai sekaligus menghormati hak masyarakat lain yang beraktivitas di ruang publik.

Bagi masyarakat, dampak paling langsung saat ini berada pada mobilitas di koridor Gatot Subroto-Senayan dan akses menuju DPR/MPR. Karena pengalihan arus dapat diperluas atau dihentikan sewaktu-waktu, pengguna jalan sebaiknya menghindari kawasan tersebut apabila tidak memiliki kepentingan mendesak dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Budi Awaluddin, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas Jakarta, demonstrasi, dan gedung DPR RI dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.