Makro

Purbaya: Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Meningkat 2,3% Jadi Rp195,3 Triliun

Menkeu Purbaya ungkap anggaran ketahanan pangan 2027 Rp195,3 triliun, naik 2,3 persen dari 2026. Defisit APBN diproyeksikan 2,4 persen PDB, ekonomi tumbuh 6 persen di tengah ketida...

1 minggu yang lalu · 2 mnt baca
Purbaya: Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Meningkat 2,3% Jadi Rp195,3 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027, Jumat (14/8/2026). Foto: Periskop.id/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah mengalokasikan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp195,3 triliun pada 2027. Angka tersebut meningkat 2,3 persen dibandingkan pagu anggaran tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Purbaya menjelaskan, peningkatan anggaran tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah menjaga sektor pangan tetap menjadi prioritas di tengah tantangan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.

"Anggaran ketahanan pangan juga tetap tinggi di Rp195,3 triliun, tumbuh sekitar 2,3 persen dibanding anggaran yang sama di tahun 2026 ini," ucap Purbaya saat konferensi pers, Sabtu (14/8).

Di sisi lain, pemerintah memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 mencapai 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski demikian, pendapatan negara maupun belanja negara diperkirakan tetap tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga kebijakan fiskal masih bersifat ekspansif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi diproyeksikan tumbuh sekitar 6 persen," tegas Purbaya.

Menurutnya, kondisi ekonomi dunia tahun depan masih akan diwarnai dinamika yang kompleks dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi.

Namun, katanya, pemerintah optimistis mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional karena telah memiliki pengalaman dalam menghadapi berbagai gejolak global selama beberapa tahun terakhir.

"Kita sudah punya pengalaman yang cukup, dan kita sudah praktikkan dalam tiga triwulan terakhir, bahwa pemerintah bisa mengeluarkan respons kebijakan yang cukup baik, yang mampu mengurangi dampak ketidakpastian global terhadap perekonomian Indonesia," tutup Purbaya.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.