Tangis Ariana Grande Pecah di Konser Terakhir Sebelum Hiatus
Ariana Grande menitikkan air mata saat berpamitan ke penggemar di konser penutup The Eternal Sunshine Tour sebelum resmi hiatus dari sorotan publik.

Periskop.id - Ariana Grande tampak emosional saat mengucapkan terima kasih kepada penggemarnya dalam konser penutup The Eternal Sunshine Tour. Momen itu terjadi di O2 Arena, London, menjelang penyanyi asal Amerika Serikat itu resmi menjalani hiatus dari sorotan publik.
Grande menjalani rangkaian tur sejak 6 Juni 2026, dengan total 41 pertunjukan yang tersebar di Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat. London sendiri kebagian jatah 10 kali penampilan sepanjang rangkaian tur tersebut.
"Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak. Ini sungguh pengalaman yang luar biasa. Terima kasih atas 10 pertunjukan yang indah di London dan 41 pertunjukan luar biasa dalam tur Eternal Sunshine," kata Grande dalam konser penutup di O2 Arena, London, seperti dilansir Variety, Selasa (1/9).
Ia sempat menahan air mata ketika berusaha menyampaikan rasa syukurnya tanpa terisak. Grande mengaku ingin mengungkapkan terima kasih dengan tenang meski suasana begitu emosional baginya.
"Ini adalah salah satu pengalaman terindah dan paling luar biasa dalam hidup saya, dan saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih tanpa harus menangis tersedu-sedu. Tapi sungguh, terima kasih dari lubuk hati terdalam, pengalaman ini begitu istimewa dan akan selalu saya kenang," ujarnya.
Ia juga memuji kekompakan dan kreativitas penggemarnya selama tur berlangsung, mulai dari kostum, riasan, hingga pesan-pesan yang disiapkan khusus untuknya.
"Saya menyukai pakaian kalian, wajah kalian, senang melihat kalian, dan senang bisa terhubung dengan kalian seperti ini. Terima kasih atas segala usaha kalian yang membuat momen ini begitu istimewa," kata Grande.
Ariana Grande sebelumnya menyampaikan rencana untuk beristirahat dan menjauh dari sorotan publik usai rangkaian tur ini rampung. Pada awal Agustus, perwakilan Grande menyebut "sorotan publik yang terus-menerus" sebagai salah satu alasan jeda tersebut.
Bersamaan dengan keputusan itu, Grande turut mundur dari pementasan ulang musikal karya Stephen Sondheim berjudul Sunday in the Park With George di West End.
Ia menegaskan jeda ini sudah direncanakan sejak lama dan bukan tindakan reaktif atau impulsif, meski diwarnai spekulasi soal kondisi kesehatan fisik dan mentalnya.
"Ini adalah sesuatu yang telah saya rencanakan dan putuskan secara diam-diam sejak lama, sebuah keputusan yang diambil dengan penuh pertimbangan dan rasa percaya diri," ujarnya kepada penonton di Chicago, awal Agustus.
Grande berharap penggemar tak mengaitkan keputusannya dengan hal-hal negatif, sebab menurutnya banyak hal bisa saja benar secara bersamaan dalam hidupnya.
"Dan saya ingin kalian tahu bahwa banyak hal bisa saja benar secara bersamaan. Saya ingin menyampaikan hal ini karena saya mendengar para penggemar khawatir bahwa hal-hal negatif telah merusak keadaan saya, padahal kenyataannya justru sangat jauh berbeda dari itu. Sejujurnya, bukan itu masalahnya," tegas Grande.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Ariana Grande dengan mengeklik tautan.
Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.