iklan periskop
Nasional

Prabowo: Demokrasi Indonesia Usung Nilai Gotong Royong dan ‘Iso Rumongso’

Presiden Prabowo menyebut demokrasi Indonesia adalah warisan leluhur yang bercirikan kekeluargaan dan gotong royong. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan untuk mencegah korupsi...

11 bulan yang lalu · 1 mnt baca
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto (kanan, bawah) dengan disaksikan Ketua MPR Ahmad Muzani (kiri), Ketua DPR Puan Maharani (kedua kiri), dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin (kanan) menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto oleh Antara Foto/Dhemas Reviyanto/app
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Presiden Prabowo Subianto memaparkan pandangannya mengenai demokrasi khas Indonesia yang menurutnya diwarisi dari nilai-nilai luhur nenek moyang. 

Ia menyebut demokrasi Indonesia bercirikan kekeluargaan, gotong royong, dan sejumlah kearifan lokal lainnya.

"Demokrasi warisan nenek moyang kita, adalah demokrasi yang sesuai dengan budaya kita budaya kekeluargaan budaya gotong royong mikul duwur, budaya saling mengisi saling mendukung budaya tepo sliro, budaya menahan diri, budaya yang iso rumongso, bukan rumongso iso," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, Jakarta, Jumat (15/8).

Selain menyinggung filosofi demokrasi, Prabowo turut menekankan pentingnya mekanisme pengawasan dalam menjalankan pemerintahan modern. 

Ia mengingatkan bahwa kekuasaan yang tidak diawasi memiliki kecenderungan untuk disalahgunakan.

"Perlu ada transparansi menjalankan kekuasaan kita paham sejarah umat manusia jika ada kekuasaan tidak di awasi maka kekuasaan akan menjadi korup," ujarnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Pidato Kenegaraan 15 Agustus 2025, dan Prabowo Subianto dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.