iklan periskop
Nasional

Kisah Pak Joko, Petani Ngawi yang Diundang Naik Panggung Prabowo

Presiden Prabowo Subianto undang petani asal Ngawi, Joko Purnomo, ke panggung Sidang Tahunan MPR RI sebagai simbol keberhasilan swasembada pangan

2 jam yang lalu · 2 mnt baca
joko
Petani asal Ngawi, Jawa Timur, bernama Joko Purnomo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026, Jakarta, Jumat (14/8). Tangkapan layar TV Parlemen
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto mengundang seorang petani asal Ngawi, Jawa Timur, bernama Joko Purnomo untuk naik ke panggung Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026. Momen ini disampaikan Prabowo sebagai simbol keberhasilan program swasembada pangan yang tengah digenjot pemerintahannya.

Prabowo memperkenalkan Joko sebagai ketua kelompok tani dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi. Ia mengajak seluruh hadirin di forum tersebut untuk menyapa sosok yang disebutnya sebagai representasi petani Indonesia.

"Kita mengundang Saudara Joko Purnomo. Bapak Joko ini ketua kelompok tani dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

Ia menjelaskan, Joko telah menekuni dunia pertanian selama 20 tahun. Berkat dukungan air, teknologi, dan pupuk dari pemerintah, produktivitas lahannya kini meningkat signifikan dibanding sebelumnya.

"Pak Joko telah 20 tahun bertani. Dengan air, teknologi, dan pupuk yang telah disediakan oleh pemerintah, ia sekarang mampu panen tiga kali setahun. Dengan produktivitas sampai 9 ton padi per hektar," ujar Prabowo.

Prabowo turut mengaitkan capaian Joko dengan kebijakan penurunan harga pupuk yang sebelumnya ia paparkan. Penurunan biaya tersebut disebutnya berdampak langsung pada efisiensi produksi petani seperti Joko.

"Penurunan harga pupuk 20 persen ikut memangkas biaya produksinya," tegas Prabowo.

Ia menyebut Joko sebagai representasi jutaan petani lain di Indonesia yang berkontribusi menjaga ketahanan pangan nasional. Prabowo menempatkan peran petani sejajar dengan elemen strategis bangsa lainnya.

"Sebagai wakil dari para petani Indonesia, para pahlawan bangsa, produsen pangan bagi seluruh rakyat Indonesia," tambah Prabowo.

Ia menegaskan pentingnya sektor pangan dibanding kekuatan pertahanan sekalipun. Prabowo menyampaikan hal ini sebagai penekanan atas prioritas pemerintahannya terhadap ketahanan pangan.

"Kita boleh punya tentara yang paling hebat, boleh punya pesawat terbang yang canggih, kalau tidak ada makan saya kira bangsa ini berhenti saja sebagai bangsa," papar Prabowo.

Prabowo turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencapaian swasembada pangan, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga koperasi dan BUMN pangan. Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 digelar menjelang peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, dan Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.