Nasional

Daftar Wilayah dengan Puncak Musim Kemarau di September 2026

Penasaran daerah mana saja yang masuk puncak kemarau September 2026? BMKG merilis daftar wilayahnya lengkap dengan penyebab kemarau lebih kering tahun ini.

2 jam yang lalu · 3 mnt baca
Sungai Cisadane, Kali Cisadane, Pintu Air 10, Bendungan Cisadane, kekeringan, sungai kering, sungai surut, musim kemarau, kemarau panjang, krisis air, dasar sungai, perubahan iklim, krisis lingkungan
Warga mencari ikan di tengah Sungai Cisadane yang mulai mengering di Tangerang, Banten, Kamis (16/7/20236). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Puncak musim kemarau September 2026 diprediksi melanda hampir seperempat wilayah daratan Indonesia. Kalau Anda tinggal di daerah rawan kering, ada baiknya cek daftar lengkap wilayah yang terdampak berikut penyebabnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan puncak kemarau pada September 2026 mencakup 25,41% daratan Indonesia, setara 169 Zona Musim (ZOM). Angka ini melanjutkan tren Agustus yang lebih luas lagi, yakni 48,84% wilayah daratan.

Selain daerah yang memasuki puncak kemarau, masih ada 77 ZOM atau 11,8% wilayah yang justru mengalami musim hujan pada bulan yang sama. Sebanyak 113 ZOM lainnya atau 33,7% berada di kawasan bertipe satu musim.

Wilayah Mana Saja yang Masuk Puncak Kemarau September?

BMKG mencatat sejumlah daerah bakal merasakan kekeringan paling intens pada September 2026. Berikut daftarnya.

1. Kepulauan Bangka Belitung.

2. Sebagian besar Sumatra Selatan.

3. Lampung.

4. Sebagian kecil Jawa.

5. Sebagian besar Nusa Tenggara Timur.

6. Kalimantan bagian selatan.

7. Sebagian besar Sulawesi.

8. Sebagian besar Maluku Utara dan sebagian Maluku.

9. Papua Pegunungan bagian tengah.

Kenapa Musim Kemarau 2026 Lebih Kering dari Biasanya?

Sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami kemarau yang lebih kering dibanding kondisi normal. Sebanyak 437 ZOM atau sekitar 48,77% luas daratan Indonesia bahkan diproyeksikan menghadapi kemarau dengan durasi lebih panjang dari biasanya.

Curah hujan kategori tinggi baru diperkirakan muncul secara bertahap mulai Oktober hingga November 2026. Sejumlah daerah pun sudah mencatat hari tanpa hujan dalam rentang sangat pendek hingga panjang.

Rekor hari tanpa hujan terpanjang tercatat di Pos Hujan Katerban, Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang mencapai 80 hari berturut-turut.

Sampai Kapan El Nino Berdampak di Indonesia?

Kemarau tahun ini diproyeksikan lebih kering dan lebih panjang akibat kemunculan fenomena El Nino. BMKG memperkirakan fenomena ini akan bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama 2027, dengan puncak intensitas yang berpotensi melampaui kategori kuat.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan dampak El Nino diperkirakan mulai mereda memasuki pertengahan Oktober. Menurutnya, pengaruh fenomena ini bakal menyusut drastis begitu musim hujan tiba.

"Jadi, nanti pengaruh El Nino akan berkurang tidak signifikan ketika minggu masuk pertengahan dari Oktober. Ketika musim hujan telah datang, maka El Nino relatif tidak memiliki pengaruh," kata Faisal dalam acara Insight with Desi Anwar, Jumat (28/8).

El Nino sendiri merupakan anomali iklim yang muncul saat suhu permukaan laut di ekuator Samudra Pasifik naik dari kondisi normalnya. Fenomena ini memicu curah hujan lebih rendah di berbagai wilayah, termasuk Indonesia.

Faisal menerangkan, kalau El Nino terjadi bersamaan dengan musim kemarau, kondisi kering yang dirasakan bakal lebih intens dan berlangsung lebih lama. BMKG dalam berbagai analisisnya memperkirakan kemarau tahun ini bakal lebih panjang dan lebih kering dibanding rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir.

Bagi masyarakat di wilayah yang masuk daftar puncak kemarau, langkah antisipasi seperti menghemat air bersih dan mewaspadai potensi kebakaran lahan patut dipersiapkan sejak dini.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Musim Kemarau 2026 dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.