Otomotif

Di Balik MotoGP Mandalika, Teknisi Jaga Sirkuit Tetap Siap Sepanjang Tahun

Sirkuit Mandalika aktif hampir sepanjang tahun. Di balik MotoGP, teknisi bekerja menjaga lintasan, kendaraan, fasilitas, dan keselamatan tetap optimal

1 hari yang lalu · 5 mnt baca
Di Balik MotoGP Mandalika, Teknisi Jaga Sirkuit Tetap Siap Sepanjang Tahun
Aktivitas di lintasan Pertamina Mandalika International Circuit menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang tahun. Untuk itu, diperlukan kesiapan kendaraan dan lintasan guna mendukung keamanan dan kelancaran setiap aktivitas di sirkuit. dok. Bosch
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Ketika MotoGP berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, perhatian publik biasanya tertuju pada pembalap, kecepatan, dan persaingan di lintasan. Namun, jauh sebelum lampu start menyala, ada pekerjaan besar yang berlangsung di belakang layar.

Lintasan harus diperiksa, kendaraan operasional dirawat, perangkat keselamatan dipastikan berfungsi, hingga berbagai fasilitas pendukung dijaga agar selalu siap digunakan.

Pekerjaan itu tidak hanya dilakukan menjelang MotoGP. Sepanjang 2025, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mencatat sirkuit di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, digunakan untuk berbagai kegiatan selama hampir sepanjang tahun.

Dengan panjang lintasan 4,3 kilometer dan 17 tikungan, Sirkuit Mandalika menjadi lokasi berbagai ajang balap, mulai dari MotoGP, Asia Road Racing Championship, kejuaraan nasional, track day, pelatihan, kegiatan komunitas, hingga acara non-motorsport.

Artinya, menjaga Mandalika tetap siap bukan pekerjaan yang baru dimulai ketika jadwal balapan semakin dekat.

“Sebagai pengelola sirkuit, kesiapan tidak hanya dibutuhkan ketika event berlangsung, tetapi juga dalam proses persiapan dan pemeliharaan sehari-hari,” ujar Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Donny Mahardjono.

Keselamatan Dimulai Jauh Sebelum Balapan

Di lingkungan motorsport, detail kecil dapat menentukan keselamatan pembalap, kru, petugas, hingga penonton. Tim operasional harus memastikan kondisi lintasan, run-off area, gravel, paddock, pit building, kendaraan, serta berbagai perangkat keselamatan memenuhi standar yang ditentukan.

Persiapan tersebut juga berkaitan dengan standar Federation Internationale de Motocyclisme (FIM), terutama ketika Mandalika digunakan untuk ajang internasional seperti MotoGP.

“Di MotoGP, detail kecil bisa menjadi bagian dari keselamatan. Karena itu, standar yang ditetapkan FIM (Federasi Internasional Sepeda Motor). harus kami jaga secara konsisten, bukan hanya saat balapan. Mulai dari kondisi lintasan dan run-off area hingga perangkat keselamatan dan kesiapan operasional, semuanya harus dipastikan dalam kondisi terbaik,” ujar Donny.

MGPA juga melakukan inspeksi berkala terhadap lintasan dan fasilitas pendukung. Pemeriksaan dapat mencakup kondisi aspal, area keselamatan, perangkat elektronik balapan, gravel, hingga fasilitas yang digunakan selama kegiatan berlangsung.

Pada sejumlah ajang balap nasional di Mandalika, ratusan personel juga diterjunkan untuk memastikan acara berjalan aman, mulai dari marshal, tim penyelamat, tenaga medis, hingga petugas Race Control.

Kendaraan Operasional Harus Selalu Siap

Selain lintasan, kendaraan operasional menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari sirkuit. Kendaraan inspeksi, kendaraan pendukung, hingga berbagai peralatan kerja harus berada dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Untuk menjalankan pekerjaan tersebut, teknisi membutuhkan berbagai perangkat seperti cordless tools, impact wrench, dan grinder untuk perawatan maupun perbaikan.

Tidak semua persoalan kendaraan dapat terlihat secara langsung. Karena itu, perangkat seperti thermal camera dan inspection camera juga dapat digunakan untuk membantu teknisi memeriksa bagian yang sulit dijangkau atau mendeteksi kondisi tertentu secara lebih detail.

Pekerjaan perawatan turut mencakup area sekitar kendaraan dan tempat kerja. Pressure washer, blower, serta industrial vacuum digunakan untuk membantu menjaga kebersihan kendaraan dan fasilitas.

Komponen kendaraan seperti aki dan wiper juga menjadi bagian dari pemeriksaan rutin untuk memastikan armada operasional tetap dapat bekerja ketika dibutuhkan.

Teknologi Jadi Bagian dari Ekosistem Motorsport

Kebutuhan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Bosch Indonesia dengan MGPA.

Bosch menyediakan sejumlah solusi dari Bosch Power Tools dan Bosch Mobility Aftermarket untuk mendukung pekerjaan teknis, inspeksi, serta pemeliharaan kendaraan dan fasilitas di lingkungan Sirkuit Mandalika.

“Dukungan peralatan dengan teknologi terkini yang sesuai membantu tim kami menjalankan berbagai pekerjaan teknis dan pemeliharaan secara lebih aman dan safety,” tambah Donny.

Bagi Bosch, teknologi di dunia otomotif tidak berhenti pada kendaraan yang melaju di lintasan. Ada ekosistem besar di belakangnya yang terdiri dari teknisi, peralatan, perangkat inspeksi, pemeliharaan, hingga komponen kendaraan.

“Kami melihat kebutuhan di lingkungan automotive sebagai satu ekosistem yang saling terhubung," ujar Country Head of Corporate Communications & Government Relations Bosch Indonesia Fenny Sofyan.

Ia pun menekankan, hal yang terpenting bukan hanya bagaimana teknisi melakukan pekerjaan maintenance dengan tools yang tepat, tetapi juga bagaimana kendaraan tetap dalam kondisi optimal melalui komponen yang tepat dan penggantian yang dilakukan sesuai kebutuhan. 

"Melalui Bosch Power Tools dan Mobility Aftermarket, kami menghadirkan solusi yang mendukung kebutuhan para profesional, mulai dari pekerjaan teknis hingga pemeliharaan kendaraan.” ucapnya. 

Fenny menegaskan, teknologi dalam motorsport bukan hanya mengenai performa. Keandalan dan daya tahan peralatan juga berkaitan langsung dengan keselamatan manusia yang bekerja di balik setiap aktivitas.

Mandalika Tak Lagi Hidup Hanya Saat MotoGP

Aktivitas Sirkuit Mandalika sendiri, kini tidak lagi bergantung pada satu atau dua ajang internasional setiap tahun. Sepanjang 2025, sirkuit digunakan untuk ratusan aktivitas yang membuat kebutuhan pemeliharaan berlangsung secara berkelanjutan.

Setelah satu kegiatan selesai, lintasan dan fasilitas harus kembali diperiksa untuk memastikan siap digunakan pada agenda berikutnya. Hal tersebut membuat pekerjaan teknisi dan tim operasional menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan Mandalika sebagai pusat motorsport.

MotoGP Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober akan kembali menjadi salah satu ujian terbesar bagi kesiapan tersebut. Namun, bagi para pekerja di belakang layar, persiapan sebenarnya telah berlangsung jauh sebelum pembalap tiba di Lombok.

Ketika lampu start akhirnya menyala dan perhatian dunia tertuju pada para pembalap, sebagian besar pekerjaan untuk memastikan kendaraan, lintasan, perangkat keselamatan, dan fasilitas siap digunakan sebenarnya telah diselesaikan lebih dulu.

Di balik gemerlap MotoGP Mandalika, ada tim teknis yang bekerja hampir sepanjang tahun untuk memastikan balapan dapat berlangsung aman dan sesuai standar.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Mandalika Grand Prix Association (MGPA), sirkuit mandalika, dan Bosch Indonesia dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.