iklan periskop
Pariwisata

Libur Lebaran, 25.588 Wisatawan Kunjungi Kawasan Bromo

Jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo masih didominasi oleh wisatawan nusantara dengan jumlah 24.325 orang, sisanya 346 wisatawan mancanegara

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Lautan Pasir Gunung Bromo
Ilustrasi - Lautan Pasir menjadi salah satu kawasan yang sering menjadi tujuan wisatawan ketika berkunjung ke Gunung Bromo. ANTARA/Ananto Pradana
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Sebanyak 25.588 wisatawan tercatat mengunjungi kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) selama libur Lebaran 2026. Rinciannya, 24.671 berwisata ke Gunung dan 917 ke Ranu Regulo.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (26/3) mengatakan, selama berlangsungnya periode libur Lebaran, pada 21-24 Maret 2026 aktivitas pelayanan kepada wisatawan di kawasan tersebut berjalan dengan kondusif.

"Pelayanan terhadap wisatawan selama libur Hari Raya Idul Fitri, mulai 21-24 Maret berjalan dengan baik dan terkendali. Total ada 25.588 wisatawan, terdiri dari 24.671 wisatawan ke Bromo dan 917 ke Ranu Regulo," kata Rudi.

Jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo masih didominasi oleh wisatawan nusantara dengan jumlah 24.325 orang, sisanya 346 wisatawan mancanegara. Sedangkan, di kawasan Ranu Regulo seluruh pengunjung yang berjumlah 917 orang adalah wisatawan dalam negeri.

Secara akumulasi, angka kunjungan wisata Gunung Bromo menyumbangkan total Rp2 miliar lebih terhadap pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Lalu, untuk Ranu Regulo menyumbangkan sebanyak Rp34,5 juta terhadap PNBP.

Rudi menyampaikan, tingginya minat kunjungan wisatawan ke kawasan TNBTS disikapi oleh pihaknya dengan memperketat skema pencegahan kepadatan arus lalu lintas, dengan berkolaborasi bersama pemangku kepentingan terkait.

Pihak balai besar, lanjutnya, juga melakukan upaya pengaturan kunjungan untuk mengatasi lonjakan pengunjung di kawasan pintu masuk Cemorolawang. Apabila ada kendaraan atau jip wisata yang penumpangnya belum melakukan pembelian tiket secara daring melalui laman bromotenggersemeru.id, langsung diarahkan ke jalur Seruni Point.

"Bagi yang telah melakukan booking online tapi jumlah tiket tidak sesuai akan diarahkan ke jalur Mentingen untuk penyesuaian. Pengunjung yang telah sesuai langsung masuk melalui pintu resmi di Cemorolawang dan memindai barcode," ujarnya.

Rudi turut mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang telah berkolaborasi demi menciptakan kelancaran operasional sektor pariwisata di kawasan TNBTS. "Kami menghargai para pengunjung yang telah mendukung kelancaran serta kenyamanan bersama selama periode liburan," pungkasnya.

 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Libur lebaran, bromo, tengger, dan wisatawan dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.