iklan periskop
Pasar Modal

IHSG Melompat 1,59% ke 6.401 Usai Pidato Prabowo

IHSG ditutup menguat 1,59% ke 6.401,89 usai pidato Prabowo yang menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,45% hingga semester I 2026.

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
Demutualisasi, BEI, IHSG, OJK
Suasana Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/1). Foto: Periskop.id/Maria Jessica Elvira Marus
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat dan ditutup melesat pada perdagangan Jumat (14/8/2026), setelah sempat bergerak di zona negatif. Penguatan terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dan memaparkan sejumlah capaian ekonomi Indonesia.

IHSG ditutup naik 100,12 poin atau 1,59% ke level 6.401,89. Penguatan ini menjadi respons positif pasar setelah Presiden Prabowo menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga semester I 2026 mencapai 5,45%. Angka tersebut disebut menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,45% hingga 1H26, yang merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir," tulis riset Phintraco Sekuritas, Jumat (14/8).

Dengan capaian tersebut, Presiden optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% hingga akhir 2026.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai transaksi hari itu tembus Rp9 triliun dari lebih 25 miliar saham yang diperjualbelikan. Frekuensi transaksi bahkan menyentuh 1,3 juta kali.

Dari sisi pergerakan saham, tercatat 328 saham menguat, berbanding 258 saham yang melemah. Sisanya, 202 saham, bergerak stagnan tanpa perubahan harga.

Penguatan pasar modal ini turut diikuti pergerakan positif nilai tukar rupiah. Mata uang Garuda menguat 0,25% dan berada di posisi Rp17.825 per US$.

Sektor energi menjadi motor utama penguatan IHSG dengan kenaikan 2,75%, jauh melampaui sektor lain. Posisi kedua ditempati saham-saham transportasi yang naik 1,58%.

Saham infrastruktur turut menopang laju indeks dengan kenaikan 1,28%. Sektor konsumen primer menyusul di belakangnya dengan penguatan 1,12%.

Sementara itu, saham-saham barang baku juga mencatatkan kenaikan, meski tak sebesar sektor energi. Kenaikan sektor ini tercatat sebesar 1,11%.

Rupiah Ikut Menguat

Penguatan juga terjadi pada nilai tukar rupiah. Rupiah ditutup menguat 0,28% ke level Rp17.827 per dolar AS.

Pergerakan rupiah turut merespons target pemerintah dalam RAPBN 2027 yang mematok nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di level Rp17.500 per dolar AS.

"Rupiah ditutup menguat 0,28% pada level Rp17,827/US$, merespon target Pemerintah yang menargetkan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS di level Rp17,500/US$ pada RAPBN 2027," tulis riset yang sama.

Data pasar menunjukkan rupiah memang bergerak menguat pada perdagangan Jumat. Sebelumnya, rupiah ditutup di sekitar Rp17.870 per dolar AS pada perdagangan Kamis (13/8).

 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai ihsg hari ini, Penutupan IHSG Hari Ini, Sidang Tahunan MPR, Prabowo Subianto, Nota Keuangan, dan RAPBN 2027 dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.