iklan periskop
Pasar Modal

IHSG Menguat 1,68%, Asing Net Buy Rp733,69 Miliar

IHSG ditutup menguat 1,68% didorong aksi beli investor asing, dengan saham AMMN jadi buruan utama hingga net buy tembus Rp408,08 miliar dalam sehari.

3 hari yang lalu · 2 mnt baca
bursa efek indonesia, bei, perdagangan, saham, ekonomi, Bursa Efek Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan
Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/12/2025). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 107,46 poin atau 1,68% ke level 6.501,58 pada perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026. Penguatan ini terjadi seiring derasnya aksi beli investor asing di pasar saham domestik.

Di pasar reguler, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp733,69 miliar sepanjang sesi perdagangan kemarin. Sementara jika dihitung dari seluruh pasar, angka net buy asing mencapai Rp680,47 miliar.

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi incaran utama investor asing sepanjang perdagangan kemarin. Investor asing memborong saham berkode AMMN hingga mencatatkan net buy terbesar senilai Rp408,08 miliar.

Derasnya aksi beli tersebut turut mengerek harga saham AMMN melesat 7,97% ke level Rp4.470 per saham. Kenaikan itu menjadikan AMMN sebagai salah satu saham dengan pergerakan paling signifikan pada perdagangan kemarin.

Besarnya nilai transaksi asing pada AMMN mengindikasikan minat tinggi pelaku pasar terhadap emiten pertambangan tersebut. Tren pembelian ini sejalan dengan penguatan IHSG secara keseluruhan pada hari yang sama.

Di sisi lain, tidak semua saham kompak diburu investor asing. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) justru mencatatkan aksi jual bersih (net sell) terbesar dari investor asing kemarin.

Nilai net sell asing di saham DSSA mencapai Rp120,88 miliar. Tekanan jual ini membuat harga saham DSSA melemah 1,92% ke posisi Rp1.020 per saham.

Pergerakan dua saham ini, AMMN dan DSSA, menggambarkan variasi sentimen investor asing terhadap emiten dari sektor berbeda di tengah tren positif IHSG. Dana asing memang lebih dominan mengalir masuk, tapi sejumlah saham tetap mengalami tekanan jual.

Penguatan IHSG sebesar 1,68% pada perdagangan kemarin menjadi salah satu kenaikan harian yang cukup signifikan. Posisi penutupan di level 6.501,58 mencerminkan optimisme pasar yang tergambar dari besarnya arus modal asing yang masuk.

Aliran dana asing yang lebih dominan pada saham seperti AMMN menunjukkan preferensi investor pada sektor pertambangan mineral. Sementara aksi lepas saham DSSA mengindikasikan investor asing masih selektif memilih emiten meski secara agregat mencatatkan net buy.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai IHSG, Net Foreign Sell, dan investor pasar modal dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.