iklan periskop
Pasar Modal

IHSG Menguat 1,93% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp11.449 Triliun

Bursa Efek Indonesia mencatat penguatan IHSG 1,93% dalam sepekan, diiringi lonjakan volume transaksi dan kapitalisasi pasar yang tembus Rp11.449 triliun.

2 hari yang lalu · 2 mnt baca
Bursa Efek Indonesia, Pembukaan Saham, Saham, BEI, IHSG, Indeks Harga Saham Gabungan
Tamu undangan berada di dekat layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,93% sepanjang periode perdagangan 18-21 Agustus 2026. IHSG parkir di level 6.525,690, naik dari penutupan pekan sebelumnya di posisi 6.401,888.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad memaparkan, penguatan indeks tersebut turut diiringi lonjakan volume transaksi harian yang signifikan. Ia menyebutkan, kenaikan tercatat di berbagai indikator perdagangan selama sepekan.

"Kemudian, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan 1,93 persen sehingga ditutup pada level 6.525,690 dari posisi 6.401,888 pada pekan sebelumnya," kata Kautsar dalam keterangan resmi BEI, Sabtu (22/8).

Rata-rata volume transaksi harian melonjak paling tinggi, mencapai 47,90%, menjadi 50,30 miliar saham. Angka itu naik dari capaian pekan sebelumnya yang sebanyak 34,01 miliar saham.

Frekuensi transaksi harian turut tumbuh 5,52% menjadi 2,21 juta kali transaksi, dari sebelumnya 2,09 juta kali. Rata-rata nilai transaksi harian juga terkerek 2,36% menjadi Rp15,57 triliun, dari posisi pekan lalu sebesar Rp15,21 triliun.

Kenaikan berbagai indikator ini mendorong kapitalisasi pasar BEI naik 1,83% menjadi Rp11.449 triliun. Sepekan sebelumnya, kapitalisasi pasar tercatat di angka Rp11.243 triliun.

Dari sisi aksi investor, pelaku pasar asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy sebesar Rp974,58 miliar pada penutupan perdagangan akhir pekan. Angka tersebut menunjukkan minat beli asing yang kembali menguat dalam sepekan terakhir.

Meski begitu, tren jangka panjang investor asing masih menunjukkan arah berbeda. Secara akumulatif sepanjang 2026, investor asing tercatat masih membukukan penjualan bersih atau net sell senilai Rp70,64 triliun.

Data tersebut menandakan bahwa meski pasar mencatatkan sentimen positif dalam sepekan terakhir, tekanan jual asing dalam skala tahunan belum sepenuhnya reda. Kondisi ini menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan pelaku pasar ke depan.

Penguatan IHSG dan kenaikan kapitalisasi pasar menjadi sinyal aktivitas perdagangan yang makin ramai di BEI sepanjang pekan tersebut, sejalan dengan naiknya volume, frekuensi, dan nilai transaksi harian secara bersamaan.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Kautsar Primadi Nurahmad, Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sepekan, dan kapitalisasi dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.