Periskop.id - Lenovo resmi memboyong Idea Tab Pro Gen 2 ke pasar Indonesia. Tablet ini dipasarkan mulai Rp8.899.000 dan memasuki periode penjualan perdana pada 25 Juni hingga 31 Juli 2026.

Perangkat tersebut dibekali sejumlah fitur untuk menunjang produktivitas sekaligus hiburan, mulai dari chipset Snapdragon 8s Gen 4, layar 13 inci resolusi 3,5K, hingga sistem audio JBL berteknologi Dolby Atmos.

"Melalui Idea Tab Pro Gen 2, Lenovo mempertegas komitmennya dalam menghadirkan perangkat yang mendukung produktivitas, pembelajaran, dan hiburan dalam satu pengalaman yang seamless. Perangkat ini memungkinkan pengguna tetap produktif layaknya menggunakan laptop, dengan fleksibilitas dan portabilitas khas tablet," kata Consumer Lead Lenovo Indonesia Santi Nainggolan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dari sisi performa, tablet ini ditenagai Snapdragon 8s Gen 4 dan menjalankan sistem operasi Android 16. Layarnya yang berukuran 13 inci menawarkan resolusi 3,5K dengan refresh rate 144Hz.

Untuk ketahanan daya, Lenovo membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 10.200 mAh.

Sejumlah fitur AI juga disematkan untuk mendukung produktivitas pengguna, di antaranya Smarter Reader, AI Notes, Live Transcript, dan AI Input. Fitur-fitur ini dirancang agar pengguna bisa menyelesaikan tugas harian dengan lebih cepat dan efisien, demikian dipaparkan pihak Lenovo.

Santi menambahkan, tablet ini juga hadir dengan WPS Office berpenampilan desktop, sehingga pengalaman kerjanya diklaim serupa dengan menggunakan laptop. Aplikasi tersebut mendukung sinkronisasi cloud dan kompatibel dengan berbagai format Microsoft Office.

Di sisi hiburan, Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 dilengkapi pengeras suara dari JBL yang dioptimalkan dengan Dolby Atmos. Kombinasi ini, menurut Lenovo, menghasilkan kualitas audio yang lebih jernih dan kaya detail.

Pembelian dalam periode perdana sudah mencakup Lenovo Tab Pen Plus. Tersedia pula paket bundel dengan Lenovo 2-in-1 Keyboard Pack seharga Rp9.899.000.

"Perangkat ini memungkinkan pengguna tetap produktif layaknya menggunakan laptop, dengan fleksibilitas dan portabilitas khas tablet," pungkas Santi.