Periskop.id - Lenovo memperkenalkan konsep desain kacamata pintar yang dinamakan Lenovo AI Glasses Concept, dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.
Dilansir dari Engadget Kamis (8/1), Lenovo mengklaim kacamata pintar tersebut dapat mengubah cara pengguna berinteraksi dengan lingkungan sekitar, sekaligus menyatukan alur kerja lintas perangkat.
Secara tampilan, kacamata ini dirancang menyerupai kacamata biasa dan tidak jauh berbeda dari model kacamata pintar lain, seperti Ray-Ban Display besutan Meta.
Bobot perangkat ini hanya sekitar 45 gram dengan daya tahan baterai hingga delapan jam, cukup untuk menunjang aktivitas kerja sehari penuh. Lenovo AI Glasses Concept bekerja dengan terhubung secara nirkabel ke perangkat pintar lain yang menangani sebagian besar proses komputasi.
Meski demikian, kacamata ini tetap dibekali platform kecerdasan buatan (AI) milik Lenovo dan Motorola bernama Qira. Hal ini memungkinkan kehadiran fitur seperti penerjemahan langsung dengan latensi sangat rendah serta pengenalan gambar berbasis AI.
Perangkat ini juga menghadirkan fitur “Catch Me Up”, yakni ringkasan notifikasi yang dihasilkan oleh AI dari berbagai perangkat pengguna, agar informasi penting dapat dipantau secara cepat.
Dari sisi kontrol, kacamata ini mendukung pengoperasian melalui sentuhan dan perintah suara, serta dilengkapi perangkat lunak teleprompter. Lenovo juga menyematkan speaker pada kacamata tersebut sehingga pengguna dapat memutar musik langsung dari perangkat ini.
Hanya saja, sejauh ini, Lenovo belum mengumumkan apakah konsep Lenovo AI Glasses ini akan diproduksi secara massal maupun kapan akan tersedia di pasaran.
Dipasarkan di China
Sejatinya, produk kacamata pintar ini, bukan pertama kali ditampilkan Lenovo. Awal November 2025 lalu, Lenovo, telah merilis kacamata AI bernama Glasses V1 yang eksklusif dipasarkan di China dengan harga 3.999 Yuan (sekitar Rp9 jutaan) dan akan tersedia mulai 9 November 2025.
Produk ini menawarkan fungsionalitas berbasis AI termasuk mode ‘teleprompter’ yang mendukung penggunanya lebih mudah mengakses konten, saat menjadi pembicara publik ataupun saat membuat konten.
Dilaporkan Gizmochina, Lenovo AI Glasses V1 hanya berbobot 38 gram dan menggunakan layar pandu gelombang cahaya difraksi resin yang mendukung kecerahan puncak hingga 2000 nits. Lensanya memiliki ketebalan 1,8 mm dan memiliki rentang kotak mata 15x11 mm, yang membantu mempertahankan visual yang konsisten bahkan ketika pemakainya sedikit bergerak.
Lenovo mengklaim desain ini mengurangi tekanan pada hidung dan telinga, sehingga kacamata ini cocok untuk penggunaan sehari-hari dalam jangka panjang. Perangkat ini dilengkapi pengaturan mikrofon ganda dan speaker ganda untuk panggilan bebas genggam dan audio stereo.
Lenovo juga mengintegrasikan asisten pintar bernama Tianxi, yang mendukung perintah suara, terjemahan waktu nyata, dan permintaan informasi.
Fitur terjemahan langsung atau Live Translate memungkinkan komunikasi suara dan teks dwibahasa langsung dalam jangkauan pandang pengguna, berfungsi sebagai penerjemah visual.
Untuk mode "Teleprompter" yang menjadi salah satu keunggulannya, penggunaannya bisa dikombinasikan dengan aksesori cincin pintar dari Lenovo. Dengan begitu, pengguna dapat menggulir naskah atau mengontrol slide tanpa mengalihkan pandangan dari audiens.
Tinggalkan Komentar
Komentar