Periskop.id - Sekitar 11 juta rumah di Indonesia telah menggunakan perangkat smart home pada awal 2025. Jumlah itu tumbuh 14,7% dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan laporan Digital 2025: Indonesia yang disusun We Are Social dan Meltwater mengacu pada data Statista Market Insights.

Asosiasi IoT Indonesia (Asioti) menilai, meningkatnya kebutuhan efisiensi energi, keamanan, dan kemudahan operasional menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar smart home di Indonesia. Tren ini mencerminkan pergeseran perilaku konsumen yang kini menginginkan ekosistem rumah yang saling terhubung, bukan sekadar perangkat elektronik yang canggih secara individual.

"Kami berupaya menciptakan inovasi dan teknologi yang menjadikan kehidupan pengguna menjadi lebih baik," kata VP Brand Management Division LG Electronics Hyoeun Kim dalam kampanye LG House Warming, akhir pekan lalu.

LG Electronics Indonesia merespons tren tersebut dengan konsep LG AI Home. Platform LG ThinQ menjadi pusat kendali yang menghubungkan beragam perangkat rumah tangga, mulai dari televisi, kulkas, dan mesin cuci hingga pemurni udara, semuanya diakses lewat satu aplikasi.

Ketertarikan terhadap smart home sudah terasa di tingkat pengguna sehari-hari. Manda, seorang karyawan di Tangerang, misalnya, memanfaatkan lampu pintar yang bisa dikendalikan lewat aplikasi ponsel meski sedang berada di luar rumah.

Wiguna, seorang ibu rumah tangga, memilih lampu pintar dengan pertimbangan berbeda. Ia menggunakan fitur penjadwalan nyala dan mati lampu secara otomatis, yang juga dilengkapi kamera pengawas.

Adopsi perangkat IoT di segmen rumah tangga itu sejalan dengan penilaian Asioti. Kemudahan operasional dan rasa aman yang ditawarkan perangkat terhubung disebut sebagai faktor yang mendorong lebih banyak konsumen beralih ke ekosistem smart home.

Dalam rangkaian kampanye LG House Warming di Asia, Indonesia menjadi negara penutup setelah Thailand dan Vietnam. Kampanye itu memanfaatkan popularitas budaya Korea dengan menghadirkan anggota grup SHINee sekaligus aktor Choi Minho serta aktris Shin Ye-eun.

Presiden LG Electronics Indonesia Ha Sang-chul menyampaikan, perusahaan terus mengembangkan perangkat rumah tangga yang saling terhubung untuk mengikuti perubahan kebutuhan konsumen.

"Teknologi rumah tangga dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari dan memberikan pengalaman lebih terintegrasi bagi konsumen," pungkas Ha Sang-chul.