Transportasi

Erupsi Sinabung Ganggu Penerbangan Soetta-Kualanamu

Erupsi Gunung Sinabung memaksa Bandara Kualanamu tutup sementara, imbasnya belasan penerbangan dari dan menuju Soekarno-Hatta batal maupun tertunda.

46 menit yang lalu · 2 mnt baca
Erupsi Sinabung Ganggu Penerbangan Soetta-Kualanamu
Erupsi G. Sinabung, Sumatera Utara, Senin, (31/8/2026) sekitar pukul 10:17 WIB. dok. Instagram/badan.geologi
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melaporkan operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Kualanamu sempat terganggu. Gangguan ini dipicu erupsi Gunung Sinabung yang berlangsung sejak Senin (31/8).

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan menerangkan, Bandara Kualanamu kini mengalami penutupan operasional imbas aktivitas vulkanik tersebut. Kondisi itu, menurutnya, berpotensi memicu keterlambatan, pembatalan, hingga pengalihan penerbangan dari dan menuju Kualanamu.

"Dampak erupsi Gunung Sinabung turut berpengaruh terhadap penerbangan dari dan menuju Kualanamu, termasuk rute dari Bandara Soekarno-Hatta. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan kondisi penerbangan dan pelayanan kepada penumpang tetap terpantau," jelas Yudistiawan dalam keterangan tertulis di Tangerang, Rabu (2/9).

Berdasarkan catatan InJourney Airports, trafik penerbangan rute Soekarno-Hatta-Kualanamu pada Selasa, 1 September 2026, tercatat 41 pergerakan. Rinciannya, 20 kedatangan dan 21 keberangkatan dengan estimasi 5.350 penumpang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 penerbangan dari dan menuju Kualanamu terpaksa dibatalkan. Pembatalan ini dikategorikan sebagai force majeure akibat aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

"Selain itu, terdapat 14 penerbangan yang mengalami keterlambatan. Untuk kondisi saat ini, kami bersama maskapai dan stakeholder terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta dampaknya terhadap operasional penerbangan," ungkap Yudistiawan.

Ia menegaskan, pemantauan itu dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan agar layanan kepada penumpang tetap terkendali di tengah situasi yang dinamis.

"Koordinasi dan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan untuk memastikan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan sebaik mungkin," tambahnya.

Pihak InJourney Airports mengimbau calon penumpang yang bepergian dari atau menuju Kualanamu untuk mencermati informasi terbaru soal status dan jadwal penerbangan dari maskapai masing-masing.

Erupsi Gunung Sinabung yang berlangsung sejak Senin (31/8) menjadi penyebab utama penutupan sementara Bandara Kualanamu, yang berimbas langsung ke rute penerbangan dari Soekarno-Hatta.

"Kami mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing. Kami akan terus memberikan pelayanan dan melakukan langkah-langkah antisipasi sesuai dengan perkembangan kondisi," kata Yudistiawan.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai gunung sinabung dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.