Periskop.id - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia mencatat pendapatan Rp4,6 triliun pada semester I 2026, naik 24,5% dibanding periode yang sama tahun lalu. Kinerja tersebut turut mendorong pertumbuhan laba bersih menjadi Rp590,7 miliar.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah menjelaskan, capaian itu mencerminkan relevansi strategi bisnis Perseroan yang tetap sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Menurutnya, fokus pada aksesibilitas dan harga terjangkau menjadi faktor yang menopang pertumbuhan perusahaan.
"Aksesibilitas dan keterjangkauan merupakan inti dari model bisnis Perseroan. Seiring konsumen yang semakin cermat dalam membelanjakan uangnya, mereka mencari produk yang andal dan memberikan nilai yang nyata," ujar Edwin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (30/7).
Selain mencatat kenaikan pendapatan, Perseroan juga membukukan laba kotor sebesar Rp2,4 triliun atau meningkat 15,7% secara tahunan. Laba bersih perusahaan juga tumbuh 16,4% dibanding semester I tahun sebelumnya.
Menurut Edwin, pertumbuhan bisnis tersebut turut didukung meningkatnya aktivitas belanja pelanggan. Hal itu terlihat dari jumlah transaksi yang naik 23,3% seiring meluasnya jaringan toko dan tingginya permintaan terhadap produk dengan harga terjangkau.
Pada semester I 2026, Perseroan membuka 130 gerai baru. Dengan penambahan tersebut, jaringan MR.D.I.Y. Indonesia kini mencapai 1.349 toko yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
"Prioritas kami adalah untuk terus memahami kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan cara itulah kami membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Edwin.
Sejalan dengan ekspansi bisnis, Perseroan juga memperluas program tanggung jawab sosial melalui inisiatif MR.D.I.Y. Untuk Indonesia. Menurut Edwin, program tersebut berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pada pilar pemberdayaan perempuan dan anak, perusahaan menyalurkan sekitar 10.000 STEM Kit kepada anak-anak selama semester I 2026. Sementara pada bidang lingkungan, Perseroan memperluas kerja sama dengan Rekosistem melalui penyediaan drop box daur ulang di 52 toko MR.D.I.Y. Indonesia.
Selain itu, Perseroan juga menjalankan program pendampingan dan pelatihan bagi UMKM serta mitra pemasok lokal.
Menurut Edwin, langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat rantai pasok nasional.
"Upaya-upaya ini turut memperkuat posisi kami sebagai merek yang diandalkan keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," pungkas Edwin.
Tinggalkan Komentar
Komentar