iklan periskop
Bisnis

Pemerintah Bakal Tertibkan Bangunan Kopdes di Lokasi Tak Lazim

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan penertiban lokasi Koperasi Desa Merah Putih di wilayah pegunungan sebelum mulai beroperasi pada September 2026.

12 jam yang lalu · 2 mnt baca
Pemerintah Bakal Tertibkan Bangunan Kopdes di Lokasi Tak Lazim
Ilustrasi bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di atas gunung. (AI)
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memfokuskan penataan lokasi penempatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah. Pihaknya memastikan bangunan yang berada di kawasan pegunungan akan ditertibkan sebelum resmi beroperasi.

Ia menegaskan penataan tersebut sangat krusial agar operasional koperasi berjalan tepat sasaran. Evaluasi fisik bangunan kini menjadi prioritas utama kementeriannya.

"Bangunan koperasi desa yang tidak tepat seperti di gunung akan kita tertibkan," kata Zulhas di Jakarta, Jumat (14/8).

Ia mengungkapkan target penyelesaian 35 ribu unit bangunan koperasi diselesaikan pada akhir Agustus ini. Seluruh sarana tersebut diproyeksikan mulai beroperasi aktif pada September 2026.

Status kepemilikan bangunan koperasi ini berada penuh di bawah pengawasan pemerintah. Fasilitas tersebut disiapkan khusus untuk menyerap berbagai produk hasil panen masyarakat.

Menurutnya, kehadiran unit ini berfungsi sebagai offtaker utama bagi komoditas petani dan nelayan. Langkah strategis ini dinilai sejalan dengan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah juga merancang perluasan jangkauan program untuk periode anggaran selanjutnya. Pembangunan 30 hingga 35 ribu unit baru direncanakan menyasar desa-desa yang belum terjangkau pada 2027.

Langkah ini memperkuat agenda nasional dalam mengoptimalkan peran unit ekonomi pedesaan. Puluhan ribu unit koperasi ditargetkan siap beroperasi penuh pada akhir 2026.

Penguatan koperasi difokuskan untuk menggerakkan roda perekonomian rakyat di tingkat bawah. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di kawasan pedesaan dinilai bakal mendapatkan dampak positif dari kebijakan ini.

Saat ini tercatat 10.000 unit koperasi telah beroperasi di berbagai daerah. Sebanyak 3.300 unit di antaranya sudah berjalan optimal, sedangkan sisanya masih menjalani tahap penyesuaian.

Kesiapan operasional optimal ditandai dengan tersedianya fasilitas pendukung dasar secara lengkap. Dukungan jaringan listrik, ketersediaan air, hingga sistem pemantauan stok digital terpusat menjadi tolok ukur utama keberhasilan unit tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Zulkifli Hasan dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.