iklan periskop
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tak Ada Kandidat Lain untuk Gubernur BI Selain Destry

Airlangga menilai Destry Damayanti layak jadi calon tunggal Gubernur BI, sebut komunikasi baik dan berasal dari internal bank sentral.

2 jam yang lalu · 2 mnt baca
Airlangga Pastikan Tak Ada Kandidat Lain untuk Gubernur BI Selain Destry
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat ditemui, Jakarta, Jumat (10/7). Periskop/Siti Ayu Rachma.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Destry Damayanti layak menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI). Destry saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sekaligus Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.

Airlangga mengatakan Destry telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI selama lebih dari satu periode. Selain itu, komunikasi antara pemerintah dan Destry selama ini dinilai berjalan baik.

"Ya baiklah karena Bu Destry Damayanti kan sudah menjadi Deputi Gubernur Senior lebih dari satu periode dan selama ini komunikasi baik," kata Airlangga kepada media di Jakarta, Senin (10/8).

Menurutnya, Destry juga merupakan kandidat yang berasal dari internal BI sehingga diharapkan dapat melanjutkan proses kepemimpinan di bank sentral secara berkesinambungan.

"Sudah ada di dalam. Jadi dengan demikian harapannya dengan satu nama tersebut bisa dipilih melalui DPR," terangnya.

Airlangga menegaskan bahwa tidak ada nama lain selain Destry Damayanti yang dinilai layak menjadi Gubernur Bank Indonesia.

"Tidak ada (nama lain yang layak pada posisi tersebut)," tegas Airlangga.

Sementara itu, terkait nama-nama yang akan mengisi posisi Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur BI, Airlangga meminta publik menunggu proses pembahasan di DPR.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut terdapat tiga nama yang diusulkan untuk mengisi posisi Gubernur BI, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur.

"Ya nanti kita lihat saja pembahasan di DPR kelihatan," tambahnya.

Lebih jauh, ia berpandangan pencalonan tunggal tersebut merupakan bentuk independensi bank sentral karena kandidat berasal dari internal BI. Menurutnya, kandidat yang ada saat ini memang berasal dari internal dan hal tersebut tidak akan mengubah independensi BI.

"Ya kan kandidat yang ada sekarang juga dari internal, tidak mengubah begitu," tutup Airlangga.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Airlangga Hartarto, Kementerian Perekonomian (Kemenko Ekonomi), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Destry Damayanti, Gubernur Bank Indonesia, dan Bank Indonesia (BI) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.