iklan periskop
Ekonomi

Pemerintah Sudah Kantongi Nama Calon Gubernur PFII

Pemerintah mengantongi calon Gubernur PFII dari internal birokrasi dan mematangkan opsi lokasi kantor di Jakarta serta Bali.

7 jam yang lalu · 2 mnt baca
Pemerintah Sudah Kantongi Nama Calon Gubernur PFII
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto. (Dok. Kemenko Perekonomian)
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa sosok calon Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) telah dikantongi pemerintah. Figur tersebut dipastikan berasal dari unsur internal birokrasi.

Airlangga menjelaskan, pembentukan struktur kelembagaan PFII menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Menurutnya, penetapan kepengurusan maupun pengumuman resmi pejabat terpilih baru akan dilakukan setelah seluruh tahapan legalitas tuntas.

"Calonnya sudah ada, dari dalam pemerintah," kata Airlangga ditemui usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 bertajuk "Regaining Investor Trust: Navigating the Future of Indonesian Listed Companies", di Jakarta, Selasa (11/8).

Ia menegaskan, langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional lembaga secara menyeluruh. Pemerintah dipastikan telah menyiapkan figur potensial agar transisi organisasi berjalan lancar setelah izin pembentukan resmi terbit.

Meskipun publik penasaran, Airlangga masih enggan membeberkan identitas pasti sosok calon pimpinan tersebut. Ia menilai, momentum pengenalan figur baru akan disesuaikan dengan mekanisme protokoler yang telah dirancang.

Selain persoalan figur pemimpin, lokasi operasional PFII juga disebut masih dalam tahap kajian mendalam. Pemerintah terus mempertimbangkan sejumlah wilayah strategis demi menunjang efektivitas fungsi lembaga keuangan skala internasional ini.

Airlangga mengungkapkan, kawasan milik InJourney di Bali yang berdekatan dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi salah satu kandidat kuat. Selain Bali, opsi menempatkan kantor di area Jakarta juga dinilai sangat potensial untuk tahap awal.

Ia menambahkan, kawasan Danareksa di Jakarta turut masuk dalam skema pertimbangan tim pengkaji. Namun, keputusan final disebut baru akan diambil setelah analisis kelayakan wilayah benar-benar rampung.

"Salah satu yang dipertimbangkan kan ada wilayahnya Injourney di Bali, dekat airport. Tetapi ada, untuk periode awal di Jakarta juga dipertimbangkan. (Nanti) sesudah terbentuk nanti baru dipastikan," bebernya.

Mengenai kepastian jadwal pengumuman keorganisasian secara resmi, Airlangga memberi sinyal agar publik mencermati agenda kenegaraan mendatang. Ia mengarahkan perhatian masyarakat pada penyampaian pidato Nota Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026.

"(Tanggal) 14 (Agustus) itu nanti dengarkan pidato Bapak Presiden," pungkas Airlangga.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Airlangga Hartarto, dan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.