Gaya Hidup

September Berapa Hari? Ini Jawabannya dan Bulan Lain yang Sama

September berisi 30 hari dan jumlahnya tetap sama setiap tahun. Ada tiga bulan lain yang panjangnya persis serupa, dan satu cara mudah untuk mengingat semuanya.

1 minggu yang lalu · 2 mnt baca
September Berapa Hari? Ini Jawabannya dan Bulan Lain yang Sama
September Berapa Hari? Ini Jawabannya dan Bulan Lain yang Sama
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - September berisi 30 hari. Jumlah itu tidak pernah berubah dari tahun ke tahun, termasuk saat tahun kabisat.

Dari 12 bulan dalam kalender Masehi, hanya satu bulan yang panjangnya bisa berubah, yaitu Februari. Sisanya, September termasuk di dalamnya, selalu tetap.

Yang menarik, jumlah hari tiap bulan sebenarnya punya pola. Begitu polanya kelihatan, kamu tidak perlu lagi menghafal satu per satu.

September Berapa Hari

September punya 30 hari, terhitung sejak tanggal 1 sampai 30. Bulan ini berada di urutan kesembilan, di antara Agustus dan Oktober yang sama-sama berisi 31 hari.

Karena panjangnya tetap, September selalu terdiri atas empat pekan penuh ditambah dua hari. Yang bergeser tiap tahun adalah susunan harinya, bukan jumlahnya.

Bulan Lain yang Juga Berisi 30 Hari

Ada tiga bulan lain dengan panjang yang sama persis, yaitu April, Juni, dan November.

Keempatnya membentuk kelompok tersendiri di tengah mayoritas bulan yang berisi 31 hari. Sementara Februari berdiri sendiri sebagai satu-satunya bulan pendek.

Jumlah hariBulan
31 hariJanuari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober, Desember
30 hariApril, Juni, September, November
28 atau 29 hariFebruari

Total keseluruhannya 365 hari, atau 366 hari pada tahun kabisat.

Cara Cepat Mengingatnya lewat Buku Jari

Ini trik lama yang masih paling mudah dipakai. Kepalkan satu tangan, lalu mulai hitung dari buku jari telunjuk.

Buku jari yang menonjol berarti bulan berisi 31 hari, sedangkan cekungan di antaranya berarti 30 hari. Urutannya dimulai dari Januari di buku jari pertama, Februari di cekungan pertama, dan seterusnya.

Setelah sampai Juli di buku jari terakhir, kembali lagi ke buku jari pertama untuk Agustus. Dari situ hitungan berlanjut sampai Desember.

Hasilnya, Agustus jatuh di tonjolan dengan 31 hari, dan September jatuh di cekungan dengan 30 hari. Cocok.

Kenapa Februari Berbeda Sendiri

Februari jadi pengecualian karena bertugas menampung selisih antara kalender dan waktu tempuh Bumi mengelilingi Matahari.

Satu putaran penuh memakan waktu sekitar 365 hari 6 jam. Sisa 6 jam itu menumpuk dan menjadi satu hari tambahan setiap empat tahun sekali.

Hari tambahan tersebut ditempelkan ke Februari, sehingga panjangnya berubah dari 28 menjadi 29 hari. Karena penyesuaiannya hanya dibebankan ke satu bulan, September dan sepuluh bulan lainnya bisa tetap konsisten sepanjang waktu.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.