Industri

Penjualan Motor RI Juli 2026 Cetak Rekor 636.030 Unit

Distribusi motor domestik melonjak 23,47% pada Juli 2026, memecahkan rekor bulanan setelah pasar naik-turun sejak awal tahun.

2 minggu yang lalu · 2 mnt baca
perakitan sepeda motor
Ilustrasi. pekerja merakti sepada motor matic Vario di pabrik AHM. dok AHM
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Pasar sepeda motor domestik mencatat kinerja terbaik sepanjang 2026 pada Juli lalu. Distribusi dari pabrikan ke pasar domestik menyentuh 636.030 unit, jadi angka bulanan tertinggi tahun berjalan.

Data tersebut dihimpun Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Lonjakan Juli tercatat 23,47% dibandingkan Juni yang berada di level 515.136 unit, atau setara tambahan sekitar 120.894 unit hanya dalam sebulan.

Secara tahunan, performa Juli 2026 juga masih tumbuh positif. Penjualan bulan tersebut lebih tinggi 8,34% dibandingkan Juli 2025 yang tercatat 587.048 unit.

Capaian ini sekaligus menggeser posisi Februari sebagai bulan dengan distribusi tertinggi sepanjang Januari-Juli 2026. Sebelumnya, Februari mencatat 587.354 unit.

Pergerakan pasar motor tahun ini sebenarnya belum sepenuhnya stabil. Penjualan Januari tercatat 577.763 unit, lalu naik ke 587.354 unit pada Februari.

Tren tersebut kemudian terkoreksi tajam pada Maret, dengan distribusi anjlok ke 448.974 unit. Pasar sempat kembali menguat pada April menjadi 520.972 unit, sebelum melemah lagi ke 479.388 unit pada Mei.

Memasuki Juni, distribusi mulai merangkak naik ke 515.136 unit. Momentum pemulihan itu berlanjut hingga akhirnya melesat signifikan pada Juli.

Dengan tambahan penjualan Juli, total distribusi sepeda motor domestik sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai 3.765.617 unit. Jumlah ini naik 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 3.691.677 unit.

Artinya, sepanjang tujuh bulan pertama 2026 terdapat tambahan sekitar 73.940 unit motor yang terserap pasar dibandingkan periode sama pada 2025.

Tren fluktuatif sejak awal tahun membuat capaian Juli terasa signifikan bagi pelaku industri. Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif setelah pasar sempat tertekan pada beberapa bulan sebelumnya, khususnya saat penjualan anjlok pada Maret dan Mei.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.