iklan periskop
Industri

Prabowo: RI Baru Nikmati 5% dari Potensi Perikanan US$34 Miliar

Presiden Prabowo Subianto ungkap RI baru nikmati 5% dari potensi perikanan senilai US$34 miliar, rencanakan bangun 1.582 kapal ikan modern mulai 2027

1 jam yang lalu · 2 mnt baca
Prabowo: RI Baru Nikmati 5% dari Potensi Perikanan US$34 Miliar
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026, Jakarta, Jumat (14/8). Tangkapan layar TV Parlemen
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkap Indonesia baru menikmati sekitar 5% dari total potensi nilai perikanan nasional yang mencapai US$34 miliar per tahun. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026.

Prabowo menyampaikan hal ini dalam konteks pembangunan program Kampung Nelayan Merah Putih yang tengah digencarkan pemerintahannya. Ia menyoroti besarnya potensi kelautan Indonesia yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Kita di bidang perikanan, kita sedang membangun kampung nelayan Merah Putih," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

Ia merinci sebagian besar nilai potensi perikanan tersebut justru dinikmati oleh kapal-kapal asing yang beroperasi tanpa izin di perairan Indonesia. Prabowo menyebut kondisi ini sebagai kerugian besar yang terjadi setiap hari.

"Nilai perikanan kita setiap tahun adalah sekitar US$34 miliar. Baru hanya mungkin 5 persen yang dapat kita nikmati. Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita," ujar Prabowo.

Ia menegaskan besarnya potensi yang hilang akibat praktik tersebut jika dihitung secara akumulatif. Prabowo mengajak seluruh hadirin membayangkan skala kerugian yang terjadi secara terus-menerus.

"Bayangkan berapa nilai yang kita hilang setiap hari, setiap malam," tegas Prabowo.

Sebagai langkah mengatasi persoalan ini, Prabowo menekankan pentingnya membangun armada kapal ikan modern berskala besar. Ia mengakui kebutuhan armada tersebut mencapai belasan ribu unit, sebuah tantangan besar bagi pemerintahannya.

"Kita juga harus membangun armada kapal ikan yang modern. Kita butuh belasan ribu kapal. Ini tantangan berat. Tapi kita harus mulai," papar Prabowo.

Ia mengumumkan target awal pembangunan armada tersebut yang akan dimulai pada tahun depan. Prabowo menyebut angka spesifik jumlah kapal yang ditargetkan mulai dibangun pada tahap awal program tersebut.

"Pada tahun 2027 akan datang kita targetkan kita akan mulai membangun seribu 582 kapal ikan modern," tambah Prabowo.

Program pembangunan kapal ikan modern ini disampaikan Prabowo berdampingan dengan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi fasilitas pelabuhan, dermaga, tempat pelelangan ikan, hingga perumahan nelayan. Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 digelar menjelang peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, dan Sidang Tahunan MPR dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.