Risalah The Fed: Sejumlah Pejabat Minta Suku Bunga Naik
Risalah rapat FOMC Juli mengungkap sejumlah pejabat The Fed mendorong kenaikan suku bunga, meski akhirnya bank sentral AS memilih menahan bunga acuan.

Periskop.id - Federal Reserve mengungkap sejumlah pejabatnya mendukung kenaikan suku bunga acuan pada rapat kebijakan bulan lalu. Risalah terbaru bank sentral Amerika Serikat itu juga menyebut pengetatan moneter tambahan masih terbuka jika inflasi tak kunjung melandai.
Federal Open Market Committee (FOMC), komite pengambil kebijakan The Fed, disebut masih dibayangi ketidakpastian dalam menentukan arah suku bunga ke depan. Keputusan lanjutan, menurut risalah tersebut, akan sangat bergantung pada data ekonomi yang masuk setelah pertemuan.
"Terkait prospek kebijakan moneter, para peserta menekankan kembali bahwa interpretasi mereka terhadap informasi yang masuk akan menjadi komponen kunci dalam pertimbangan mereka," tulis risalah rapat FOMC yang dirilis di Washington, dikutip Kamis (20/8).
Pada akhirnya, FOMC memilih menahan suku bunga lewat pemungutan suara 9 berbanding 3. Federal funds rate dipertahankan di kisaran 3,5% hingga 3,75%.
Tiga anggota memilih berbeda dari mayoritas. Gubernur The Fed Dallas Lorie Logan, kepala The Fed Cleveland Beth Hammack, dan kepala The Fed Minneapolis Neel Kashkari kompak mendukung kenaikan suku bunga.
Ketiganya mengajukan opsi kenaikan sebesar 25 basis poin, berbeda dari keputusan akhir yang diambil mayoritas anggota komite.
Perbedaan pandangan ini menunjukkan belum ada kesepakatan bulat di internal The Fed soal langkah selanjutnya. Sebagian pejabat menilai tekanan inflasi masih cukup tinggi untuk menahan kebijakan longgar lebih lama.
Rapat yang menghasilkan risalah ini berlangsung pada 28-29 Juli lalu. Hasilnya baru dipublikasikan bank sentral AS sekitar tiga pekan setelah pertemuan usai.
Bloomberg News melaporkan bahwa perdebatan dalam rapat tersebut mencerminkan tarik ulur di antara pejabat The Fed dalam merespons data inflasi terbaru. Sejumlah anggota menilai kondisi ekonomi belum cukup stabil untuk mengambil sikap yang lebih longgar.
Keputusan menahan suku bunga tetap membuka ruang bagi kenaikan lanjutan pada pertemuan berikutnya. The Fed sejauh ini belum memberikan sinyal pasti kapan langkah tersebut bakal diambil.
Federal funds rate saat ini masih bertahan di kisaran 3,5% hingga 3,75%, level yang tidak berubah sejak keputusan Juli lalu.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Lorie Logan, Federal Reserve (The Fed), FOMC, dan Suku Bunga AS dengan mengeklik tautan.
Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.