iklan periskop
Kesra

Ramai Isu BSU 2026, Kemnaker: Itu Hoaks dan Berpotensi Penipuan

Kemnaker menegaskan isu penyaluran BSU tahun 2026 yang beredar di media sosial adalah tidak benar.

7 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Masih Cinta Uang Tunai, 70% Warga Indonesia Belum Sepenuhnya Go Digital
Uang tunai Rupiah. Foto/Ilustrasi: Pexels/Ahsanjaya.
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Isu penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2026 yang ramai beredar di media sosial dipastikan tidak benar. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan hingga kini belum ada kebijakan resmi terkait BSU 2026 dan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks serta tautan penipuan.

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya berbagai unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga berita di media massa yang mencatut program BSU 2026, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi informasi BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.

Dia menekankan bahwa informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri,” ujar Faried melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/1/2026).

Sebagai informasi, penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh sesuai ketentuan yang berlaku. Faried mengatakan bahwa hingga saat ini belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU pada tahun 2026.

“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi,” tegas Faried.

Lebih lanjut, Faried mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU agar tidak menimbulkan kerugian di masyarakat.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bantuan Subsidi Upah (BSU), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dan hoaks dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.