iklan periskop
Kota

Pramono Bangun JPO di Rasuna Said, Warga Boleh Pasang Gembok Cinta

Gubernur DKI Pramono Anung perintahkan Bina Marga bangun dua JPO di Jalan HR Rasuna Said. Warga nantinya boleh memasang gembok cinta di atasnya.

1 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Rabu (13/5/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memerintahkan pembangunan dua jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Warga nantinya diizinkan memasang gembok cinta di kedua jembatan tersebut.

Instruksi itu sudah diteruskan langsung ke Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Pramono menyebut cinta sebagai salah satu poin penting yang ingin ia wujudkan di kawasan Rasuna Said.

"Saya sudah memerintahkan kepada jajaran Bina Marga, ada dua jembatan yang akan dipasang penyeberangan di sungainya. Nanti boleh orang memasang gembok cinta," ujar Pramono saat dijumpai di Jakarta Utara, Selasa (30/6).

Bagi Pramono, nuansa romansa itu bukan sekadar ornamen. Ia ingin unsur tersebut hadir secara fisik di salah satu ruas jalan utama Jakarta Selatan.

Pramono menuturkan, cinta di Jakarta merupakan bagian yang ingin ia cerminkan lewat ruang publik kota. Karena itu, jembatan yang bakal berdiri di kawasan Rasuna Said dirancang untuk menampung ekspresi tersebut.

Seiring rencana JPO baru itu, Pramono juga meyakini Jalan HR Rasuna Said yang baru saja rampung ditata dan diresmikan berpotensi menjadi landmark baru ibu kota. Menurutnya, perubahan visual di ruas jalan itu sudah cukup signifikan untuk menarik perhatian publik.

"Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena semua orang melihat sekarang jauh menjadi lebih tertata, lebih rapi, bahkan di ujung ada anggrek yang dipasang secara khusus," katanya.

Keyakinan Pramono itu bertumpu pada cakupan penataan yang cukup menyeluruh. Proyek tersebut membentang sepanjang 3,8 km di ruas Jalan HR Rasuna Said.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan trotoar, pembongkaran 109 tiang monorel, serta penyesuaian ketinggian elevasi antara jalur cepat dan jalur lambat.

Keseluruhan proyek penataan Jalan HR Rasuna Said menelan biaya sekitar Rp91 miliar.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai pramono anung, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), dan Jalan HR Rasuna Said dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.