iklan periskop
Makro

RI Dorong Percepatan Perjanjian IEU CEPA Demi Perkuat Peluang Bisnis dan Investasi

Pemerintah Indonesia dan Delegasi Uni Eropa mempercepat penyelesaian IEU CEPA demi membuka akses pasar bebas tarif dan mendorong investasi bilateral.

3 jam yang lalu · 3 mnt baca
RI Dorong Percepatan Perjanjian IEU CEPA Demi Perkuat Peluang Bisnis dan Investasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui, Jakarta, Senin (27/4). Periskop/Siti Ayu Rachma.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Pemerintah Indonesia menggelar dialog strategis bersama Delegasi Uni Eropa dan Duta Besar Negara Anggota Uni Eropa di Jakarta pada Jumat (21/8).

Pertemuan tersebut difokuskan untuk mempercepat implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) demi memperkuat hubungan ekonomi bilateral.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, kerja sama IEU CEPA diproyeksikan menjadi pendorong utama dalam memperkuat sektor perdagangan dan investasi.

Ia menilai langkah ini efektif memperkokoh ketahanan ekonomi serta diversifikasi rantai pasok di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik.

“Kami tadi menyampaikan apresiasi kepada Delegasi Uni Eropa dan para Duta Besar negara-negara Uni Eropa atas kehadiran pada kesempatan ini. Kami melihat IEU CEPA sebagai game changer untuk memperkuat perdagangan, investasi, diversifikasi rantai pasok, dan ketahanan ekonomi bilateral di kawasan ASEAN/Indo-Pasifik,” ungkap Airlangga.

Airlangga memaparkan, implementasi IEU CEPA mulai awal tahun depan akan membuka akses luas bagi produk domestik melalui pembebasan 90,4% pos tarif secara langsung menjadi 0%. Selain itu, sebanyak 8,37% pos tarif lainnya bakal dikurangi secara bertahap.

Kebijakan penghapusan tarif tersebut diperkirakan mampu mendongkrak volume ekspor sejumlah komoditas unggulan Indonesia.

Menurutnya, sektor komoditas sawit, alas kaki, kopi, furnitur, pertanian, perikanan, hingga telekomunikasi akan mendapatkan peningkatan pangsa pasar di Eropa.

Sebaliknya, Uni Eropa juga diuntungkan dengan jangkauan pasar yang lebih lapang di Indonesia.

Airlangga menyebut konsumen dan industri Eropa bakal memperoleh pasokan produk yang jauh lebih kompetitif.

Terkait proses legalitas, dokumen perjanjian IEU CEPA versi bahasa Inggris dilaporkan hampir selesai disiapkan.

Ia menargetkan penandatanganan kesepakatan tersebut dapat terlaksana pada Oktober mendatang.

“Sesudah ditandatangani akan dibawa ke Parlemen Uni Eropa untuk mendapatkan ratifikasi. Di Indonesia sendiri, Pak Menteri Perdagangan sudah berkonsultasi dengan DPR. Indonesia akan menggunakan mekanisme Perpres karena sudah didiskusikan dengan DPR, sehingga implementasinya akan lebih cepat,” jelas Airlangga.

Sektor investasi Uni Eropa di Indonesia juga didorong untuk berfokus pada industri bernilai tambah tinggi.

Airlangga berharap ratifikasi ini memicu transfer teknologi di bidang manufaktur maju, energi terbarukan, kendaraan listrik, digital, dan farmasi.

Minat pelaku usaha Eropa untuk menanamkan modal di Tanah Air pun dinilai terus menunjukkan tren positif.

Hal itu dibuktikan oleh maraknya kunjungan delegasi bisnis berskala besar dari berbagai negara Eropa dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah memandang percepatan pengesahan IEU CEPA sangat krusial mengingat skema Generalised Scheme of Preferences (GSP) Indonesia bakal resmi berakhir akhir tahun ini.

Airlangga menjelaskan, keberadaan agreement baru ini berfungsi menutup potensi kesenjangan perdagangan pasca berhentinya fasilitas fasilitas khusus tersebut.

“Sekarang Eropa juga menjadi salah satu partner investasi Indonesia sebagai sektor, dan bagi Eropa juga. Terlihat dalam beberapa waktu belakangan, banyak sekali Indonesia mendapatkan kunjungan dari negara-negara Eropa dan mereka membawa business delegation yang besar,” tutup Airlangga.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), dan Airlangga Hartarto dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.