iklan periskop
Nasional

Dukung Ekosistem EV, Kemendag Gandeng PLN Operasikan SPKLU Ultra Fast Charging

Kemendag bersama PLN meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Jakarta. Fasilitas ini mendukung kendaraan listrik dinas dan publik, mempercepat ekosistem energi bersih di lingkungan...

5 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Dukung Ekosistem EV, Kemendag Gandeng PLN Operasikan SPKLU Ultra Fast Charging
Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso didampingi Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo didampingi General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin memberikan keterangan kepada media usai peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (5/3). Dokumen Humas PLN.
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama PT PLN (Persero) meresmikan penggunaan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Kemendag. Penambahan infrastruktur ini dilakukan untuk memfasilitasi kendaraan dinas maupun operasional di area pemerintahan yang mulai bertransformasi ke kendaraan listrik.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen instansinya dalam mendukung penggunaan energi bersih di lingkungan kementerian.

“Keberadaan SPKLU ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pegawai maupun masyarakat sehingga penggunaan kendaraan listrik semakin luas,” kata Budi Santoso, di Jakarta, Kamis (5/3).

Fasilitas baru ini dilengkapi dengan tiga unit Electric Vehicle Direct Current (EVDC) tipe Ultra Fast Charging. Dengan total enam konektor pengisian daya, infrastruktur ini diklaim mampu memberikan layanan pengisian baterai kendaraan listrik secara cepat dan andal.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pembangunan SPKLU di pusat-pusat aktivitas pemerintahan merupakan bagian dari strategi mempercepat ekosistem kendaraan listrik nasional. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi kunci untuk menekan emisi karbon secara signifikan.

“Penggunaan kendaraan listrik adalah bagian penting dari transformasi energi menuju sistem yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan ini menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga dapat mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Darmawan.

Hingga Maret 2026, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya tercatat telah mengoperasikan sebanyak 683 unit SPKLU yang tersebar di 385 lokasi di Jakarta dan sekitarnya.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, merinci sebaran infrastruktur tersebut terdiri dari Ultra Fast Charging (>60 kW) sebanyak 145 unit, Fast Charging (25–60 kW) sebanyak 70 unit, dan Medium Charging (22 kW) sebanyak 468 unit.

“Kami terus memperluas pembangunan SPKLU di berbagai lokasi strategis agar masyarakat semakin mudah menggunakan kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU di Kementerian Perdagangan ini menjadi simbol kolaborasi kuat antara PLN dan pemerintah,” kata Andy Adchaminoerdin.

Adapun peresmian SPKLU dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. Fasilitas SPKLU yang berlokasi di area parkir Kementerian Perdagangan ini telah selesai dibangun dan mulai beroperasi efektif melalui PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai mobil listrik, Kementerian Perdagangan (Kemendag), PLN, PT PLN (Persero), Kementerian Perdagangan, dan Budi Santoso dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.