iklan periskop
Nasional

Zulhas Janji Masalah - Masalah MBG Selesai dalam 1-2 Bulan

Menko Pangan Zulkifli Hasan targetkan penyelesaian masalah MBG dalam 1-2 bulan, mulai dari wilayah 3T, 11 juta ibu hamil, hingga ribuan SPPG belum SLHS.

2 hari yang lalu · 3 mnt baca
unjuk rasa mendukung MBG
Massa dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur memegang poster saat berunjuk rasa di Jakarta, Rabu (17/6/2026). Mereka menyatakan dukungan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan karena bermanfaat untuk anak-anak dan warga lanjut usia (lansia). Antara Foto/Fakhri Hermansyah
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan penyelesaian berbagai persoalan program Makan Bergizi Gratis dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan. Target ini disampaikan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027.

Zulkifli merinci prioritas wilayah yang akan diselesaikan lebih dulu, yakni kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar. Ia menyebut target waktu penyelesaian untuk tiga provinsi yang menjadi fokus utama.

"Kita akan menyelesaikan 3T, NTT, Papua, Maluku yang sangat memerlukan. Itu kita akan selesaikan dalam satu bulan ini," kata Zulkifli dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Jumat (14/8).

Ia menambahkan kelompok penerima manfaat lain yang turut menjadi prioritas penyelesaian dalam waktu dekat. Zulkifli merinci jumlah ibu hamil, menyusui, dan balita yang akan tercakup dalam program tersebut.

"Kemudian ibu balita, ibu menyusui, ibu hamil, ada 11 juta, kita akan selesaikan satu dua bulan ini," ujar Zulkifli.

Ia menjelaskan persoalan yang membutuhkan waktu penyelesaian lebih panjang, terkait penambahan titik baru dan kelengkapan dokumen perizinan dapur MBG. Zulkifli merinci jumlah titik dan dapur yang masih memerlukan tindak lanjut.

"Yang perlu agak waktu panjang mungkin memerlukan waktu dua bulan adalah menyelesaikan ada 13.000 titik baru. Tambahan yang di Pulau Jawa dan menyelesaikan ada 7 sampai 8.000 SPPG yang belum menyelesaikan SLHS-nya. Ini kita minta waktu dua bulan," tegas Zulkifli.

Ia menutup pemaparan ini dengan optimisme atas perbaikan program dalam waktu dekat, disertai permohonan dukungan dari berbagai pihak. Konferensi pers ini digelar usai penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan DPR RI.

"Insyaallah MBG satu dua bulan mendatang akan semakin bagus. Sesuai dengan harapan masyarakat, kita akan bekerja keras dan mohon dukungannya," pungkas Zulkifli.  

Akui Banyak Kejanggalan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui banyak kejanggalan ditemukan dalam program Makan Bergizi Gratis selama lebih dari setahun terakhir. Pengakuan ini disampaikan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027.

Zulkifli menyampaikan permintaan maaf terkait berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program dengan anggaran terbesar di antara program yang dikoordinasikannya tersebut. Ia mengakui banyak dinamika yang terjadi sepanjang implementasi program tersebut.

"Sementara anggaran yang paling besar di yang kami koordinasikan itu MBG. Kami minta maaf, hampir satu tahun lebih yang luar biasa terjadi di sana sini," kata Zulkifli.

Ia mengungkap temuan kejanggalan yang muncul dari berbagai kementerian terkait pelaksanaan program tersebut. Zulkifli menegaskan langkah tindak lanjut sudah diambil atas temuan-temuan tersebut.

"Kami terus menerus pada waktu itu, hampir semua kementerian menemukan berbagai kejanggalan. Dan sudah diambil tindakan," ujar Zulkifli.

Ia menyampaikan optimisme atas perbaikan program di bawah kepemimpinan baru yang dinilainya lebih terbuka dan responsif. Zulkifli menyebut kebutuhan waktu tambahan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang masih tersisa.

"Alhamdulillah sekarang pimpinan yang baru, anak muda, Mas Dar, yang terbuka, cerdas. Kita minta waktu dua bulan," tegas Zulkifli.

Pengakuan ini disampaikan Zulkifli sebagai pengantar sebelum ia memaparkan rencana perbaikan program MBG secara lebih rinci. Konferensi pers ini digelar usai penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan DPR RI.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Zulkifli Hasan, Kemenko pangan, dan Nota Keuangan dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.