Pertamina Siapkan Rute Darurat Pengiriman BBM Pembangkit di NTT
Pertamina Patra Niaga menyiapkan rute darurat via Tanjung Wangi untuk menjamin pasokan BBM pembangkit di NTT pascagempa.

Periskop.id - Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak untuk pembangkit listrik di Nusa Tenggara Timur tetap berjalan pascagempa. Perusahaan menyiapkan rute darurat guna mengantisipasi gangguan distribusi akibat gempa susulan.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan, kebutuhan BBM untuk pembangkit di wilayah terdampak masih bisa dilayani lewat skema pengaturan distribusi khusus.
"Dalam kondisi bencana, prioritas kami adalah memastikan kebutuhan energi untuk masyarakat dan fasilitas vital tetap terpenuhi. Saat ini kebutuhan BBM untuk pembangkit masih dapat kami layani dari FT Reo secara manual," kata Kitty dalam keterangan resmi, Kamis (20/8).
Kitty menambahkan, pihaknya terus memantau kondisi jalur distribusi BBM dari Reo menuju Labuan Bajo yang berpotensi terganggu jika gempa susulan kembali terjadi.
"Namun, kami juga menyiapkan rute alternatif melalui Integrated Terminal Tanjung Wangi apabila jalur Reo menuju Labuan Bajo kembali mengalami gangguan akibat gempa susulan," ujarnya.
Koordinasi soal kebutuhan, stok, hingga jadwal pengiriman BBM ke pembangkit disebut terus dilakukan secara berkala. Menurut Kitty, langkah itu memungkinkan penyesuaian pola suplai apabila kondisi di lapangan berubah.
Di luar kebutuhan pembangkit listrik, Pertamina juga menjamin dukungan energi untuk TNI/Polri. Kebutuhan BBM kapal operasional turut disiapkan guna mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana.
Pasokan Dex dan Pertalite disiapkan melalui terminal alternatif untuk menunjang mobilitas serta kegiatan operasional di wilayah terdampak gempa.
Kitty menegaskan, optimalisasi sumber daya, stok, dan jalur distribusi menjadi fokus utama Pertamina selama masa tanggap darurat di NTT. Skema cadangan disiapkan agar layanan energi tidak terhenti meski kondisi lapangan berubah sewaktu-waktu.
"Di tengah situasi bencana, kami ingin memastikan energi tetap hadir untuk mendukung masyarakat bangkit dan beraktivitas kembali. Karena itu, kami terus mengoptimalkan sumber daya, stok, serta jalur distribusi yang tersedia dan menyiapkan alternatif apabila kondisi di lapangan kembali berubah," tutup Kitty.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai pertamina patra niaga dengan mengeklik tautan.
Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.