Pinhome: Tak Sekadar Cantik, Renovasi Rumah Kini Mengejar Fungsi dan Kenyamanan
Tren renovasi 2026 bergeser ke optimalisasi ruang dan kenyamanan. Interior modern minimalis mencakup 80% permintaan di Pinhome.

Periskop.id - Rumah tidak lagi hanya diperlakukan sebagai tempat untuk tinggal. Bagi banyak pemilik hunian, setiap ruang harus bisa mengikuti perubahan kebutuhan keluarga, baik untuk beristirahat, menyimpan barang, memasak, bekerja, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.
Perubahan tersebut ikut memengaruhi cara masyarakat melakukan renovasi. Perbaikan rumah kini tidak selalu berarti membongkar bangunan atau mengganti tampilan secara menyeluruh. Penataan ulang kamar, pembuatan kitchen set, penambahan ruang penyimpanan, hingga pengaturan furnitur menjadi bagian dari upaya membuat rumah yang sudah dimiliki lebih fungsional.
Data permintaan layanan interior dan renovasi Pinhome menunjukkan kecenderungan tersebut. Kebutuhan pelanggan banyak berkaitan dengan optimalisasi ruang yang sudah tersedia, termasuk pada hunian dengan luas terbatas.
Kecenderungan memperbaiki kualitas rumah juga terlihat dalam penggunaan layanan perawatan hunian. Dalam laporan pasar properti residensial semester I 2026, Pinhome mencatat pemesanan layanan Deep Cleaning Room meningkat dua kali lipat pada Januari 2026, sementara layanan Body Care tumbuh 29 persen secara kuartalan. Pinhome membaca perubahan itu sebagai indikasi meningkatnya perhatian masyarakat terhadap rumah sebagai bagian dari kualitas hidup.
“Perubahan cara masyarakat memandang rumah juga tercermin dari kebutuhan mereka terhadap layanan yang mendukung kenyamanan dan kualitas hidup. Pada Januari 2026, layanan Deep Cleaning Pinhome tumbuh hingga dua kali lipat, salah satunya dipengaruhi kondisi cuaca ekstrem, sementara layanan Body Care juga meningkat 29% secara kuartalan. Tren ini menunjukkan bahwa rumah semakin berperan sebagai ruang kenyamanan untuk meningkatkan kualitas hidup,” ungkap Dayu Dara Permata, CEO Founder Pinhome.
Kebutuhan semacam ini juga relevan dengan kondisi hunian di Indonesia. BPS mencatat persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap rumah layak huni mencapai 70,30% pada 2026, naik dari 68,40% pada 2025. Pada periode yang sama, indikator kecukupan luas lantai per kapita juga meningkat dari 94,66% menjadi 94,91%.
Data tersebut menunjukkan bahwa persoalan hunian tidak berhenti pada kepemilikan rumah. Kualitas, kelayakan, dan kemampuan rumah memenuhi kebutuhan penghuninya juga menjadi bagian penting dari kondisi perumahan.
Renovasi dari skala kecil hingga proyek besar
Perubahan kebutuhan tersebut membuat pekerjaan interior dan renovasi memiliki rentang yang cukup luas. Tidak semua pemilik rumah membutuhkan renovasi total. Sebagian hanya memerlukan perubahan pada satu ruang, sementara lainnya membutuhkan pekerjaan konstruksi yang lebih kompleks.
Pinhome kini menyediakan layanan Interior dan Renovasi dengan cakupan mulai dari pekerjaan bernilai di bawah Rp1 juta hingga proyek yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Layanannya mencakup pekerjaan interior sekaligus kebutuhan sipil dan konstruksi.
Prosesnya juga dibuat dalam satu rangkaian, mulai dari desain, pengiriman material, instalasi, hingga perawatan dan pembersihan setelah pekerjaan selesai. Menurut perusahaan, layanan tersebut dikembangkan berdasarkan pengalaman menangani kebutuhan renovasi dan perawatan hunian dari lebih dari 1,5 juta pelanggan di Indonesia.
Langkah tersebut menunjukkan perubahan dalam pasar jasa renovasi: pemilik rumah semakin memiliki pilihan untuk mengerjakan rumah secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran, tanpa harus selalu melakukan renovasi besar sekaligus.
Dalam kondisi biaya konstruksi yang masih menjadi pertimbangan pemilik rumah, pendekatan semacam itu juga masuk akal. Laporan pasar residensial Pinhome mencatat kenaikan biaya konstruksi ikut mengarahkan sebagian konsumen properti kepada rumah sekunder yang sudah siap dihuni.
Dengan demikian, memperbaiki rumah yang sudah dimiliki dapat menjadi alternatif ketika pindah atau membeli hunian baru membutuhkan biaya yang lebih besar.
Tren renovasi rumah saat ini tidak hanya berbicara tentang gaya. Perubahan jumlah anggota keluarga, bertambahnya barang, keterbatasan luas ruangan, hingga kebutuhan untuk memiliki rumah yang lebih nyaman ikut menentukan keputusan renovasi.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai pinhome dengan mengeklik tautan.
Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.