iklan periskop
Sains

Arkeolog Temukan Kerangka Bumil Berusia 9.000 Tahun di Swedia

Arkeolog berhasil menemukan kerangka wanita hamil berusia 9.000 tahun beserta janinnya di gua pulau kecil kawasan lepas pantai Swedia.

15 jam yang lalu · 2 mnt baca
Arkeolog Temukan Kerangka Bumil Berusia 9.000 Tahun di Swedia
Ilustrasi kerangka wanita hamil di Swedia. (AI)
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Peneliti independen dari Universitas Uppsala berhasil menemukan kerangka seorang wanita muda dari Zaman Batu yang diperkirakan berusia 9.000 tahun. Penemuan langka ini ditemukan di dalam gua sebuah pulau kecil di kawasan lepas pantai Pulau Gotland, Swedia.

Arkeolog Alexander Roesen Sjostrand mengungkapkan bahwa jasad wanita yang sedang hamil tersebut dikuburkan secara khusus dengan kondisi janin di dalam rahim yang masih sangat terjaga. Menurutnya, proses penggalian di gua tersebut telah dilakukan secara intensif sejak tahun 2023.

"Kami kini telah menemukan kerangka seorang wanita muda yang telah dikuburkan dengan cara tertentu. Terdapat janin yang kondisinya sangat terjaga dengan baik di dalam rahimnya," ujar Sjostrand kepada AFP pada Selasa (11/8).

Sjostrand menjelaskan, para peneliti memperkirakan usia kerangka tersebut berada di rentang 7.000 hingga 10.000 tahun. Berdasarkan kedalaman posisi penemuan di lapisan gua terdalam, usia fosil tersebut disimpulkan paling kuat mendekati 9.000 tahun.

Untuk memastikan keakuratan periode waktu tersebut, penanggalan karbon dinilai bakal segera dilakukan pada sampel kerangka. Pengujian laboratorium ini disebut sebagai langkah teknis kunci untuk mengonfirmasi perkiraan umur spesimen purba tersebut.

Eksistensi fosil ini dinilai mengindikasikan bahwa manusia purba sudah menetap di pulau itu tak lama setelah wilayah tersebut muncul di Laut Baltik pasca-zaman es terakhir. Kehadiran populasi manusia purba di sana dipastikan bukan sekadar kelompok penjelajah yang melintas singkat.

"Ini sungguh menarik karena memberikan wawasan mengenai bagaimana penjelajahan dilakukan. Bagaimana orang-orang bepergian pada masa pemburu-pengumpul di Zaman Batu," pungkas Sjostrand.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Swedia, arkeologi, dan ibu hamil dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.