Astronom Temukan Bumi Raksasa LHS 1140 b Bermassa 23 Kali Lebih Besar
Astronom menemukan LHS 1140 b, planet berbatu raksasa bermassa 23 kali Bumi yang mengorbit di zona layak huni bintang katai merah.

Periskop.id - Sekelompok astronom mengidentifikasi planet luar tata surya bernama LHS 1140 b, sebuah planet berbatu raksasa dengan massa mencapai 23 kali lipat Bumi. Planet ini masuk kategori Mega-Earth dan menjadi salah satu planet padat paling masif yang pernah ditemukan manusia.
LHS 1140 b berada di konstelasi Cetus, sekitar 48 tahun cahaya dari Bumi. Jarak yang relatif dekat ini membuat planet tersebut cepat menarik perhatian pengamatan astronomi global.
Ukuran fisik LHS 1140 b ternyata tidak sebesar massanya. Diameter planet ini diperkirakan hanya 1,7 kali diameter Bumi, jauh lebih kecil dibanding rasio massanya yang mencolok.
Kombinasi antara massa yang sangat berat dan diameter yang relatif kecil menunjukkan kerapatan LHS 1140 b sangat tinggi. Struktur utamanya diperkirakan terdiri dari batuan padat dengan inti besi yang sangat pekat.
Temuan ini memikat komunitas astronomi karena ukurannya melampaui kategori planet berbatu Super-Earth yang lebih umum ditemukan. LHS 1140 b dianggap representasi ekstrem dari planet berbatu di luar tata surya.
Planet raksasa ini mengorbit bintang katai merah atau red dwarf, jenis bintang yang berukuran lebih kecil dan lebih dingin dibandingkan Matahari. Bintang jenis ini umumnya jauh lebih redup dibanding bintang sekelas Matahari.
LHS 1140 b mengorbit di zona layak huni atau habitable zone bintangnya, area dengan jarak ideal yang memungkinkan air tetap berwujud cair di permukaan. Zona ini menjadi salah satu indikator utama potensi kehidupan di luar Bumi.
Bintang katai merah pada umumnya kerap memancarkan radiasi suar atau flare yang mematikan bagi planet di sekitarnya. Namun bintang induk LHS 1140 b tergolong lebih tenang, dengan pancaran radiasi berbahaya yang relatif lebih sedikit dibanding bintang sejenis.
Kestabilan bintang induk itu membuka peluang riset lanjutan atas atmosfer LHS 1140 b. Kondisi tersebut dinilai memberi harapan besar bagi peneliti yang ingin mempelajari potensi kelayakhunian planet ini.
LHS 1140 b kini masuk daftar target utama pengamatan atmosfer memakai teleskop luar angkasa canggih. Pengamatan lanjutan ditujukan untuk mendeteksi keberadaan uap air, oksigen, atau tanda kimiawi lain pendukung kehidupan.
Penemuan LHS 1140 b menambah daftar eksoplanet berbatu yang berpotensi layak huni di luar tata surya. Data lebih lanjut soal komposisi dan atmosfernya diharapkan bisa memperjelas apakah planet raksasa ini benar-benar menyimpan kondisi ramah bagi kehidupan.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai NASA, dan Bumi dengan mengeklik tautan.


Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.