Haus Kemenangan, Honda Patok Target Tinggi untuk Fabio Quartararo
Alberto Puig pasang target ambisius untuk Fabio Quartararo di Honda, meski keduanya sama-sama sedang paceklik kemenangan di MotoGP.

Periskop.id - Manajer tim Honda Racing Corporation (HRC) Alberto Puig menetapkan target tinggi untuk pebalap barunya, Fabio Quartararo. Ia berharap rider asal Prancis itu bisa membawa Honda kembali bersaing di papan atas MotoGP.
Target itu muncul di tengah kondisi Honda dan Quartararo yang sama-sama sedang paceklik kemenangan. HRC belum pernah menang lagi sejak kesuksesan terakhir Marc Marquez pada 2021, sementara Yamaha dan Quartararo terakhir kali naik podium juara Grand Prix pada 2022.
"Tentu saja, hanya ada satu target. Target itu, terkadang memang tidak bisa dicapai. Namun, hanya ada satu tujuan, dan pastinya, bagi Fabio maupun Honda, targetnya adalah kembali dan berupaya meraih posisi puncak. Hal ini sudah jelas," kata Puig kepada reporter pit-lane MotoGP, Jack Appleyard dikutip Rabu (26/8).
Puig menilai Quartararo sebagai sosok juara dunia sekaligus salah satu pebalap tercepat di lintasan saat ini. Penilaian itu jadi salah satu alasan utama Honda merekrutnya dari Yamaha.
"Dan tentu saja Honda senang dengan kesepakatan ini," tambah Puig.
Selain membicarakan rekrutan baru, Puig turut mengapresiasi dua pebalap Honda yang akan hengkang, Joan Mir dan Luca Marini. Bersama Johann Zarco dari tim satelit LCR, keduanya dinilai berperan penting membantu Honda bangkit dari keterpurukan pada 2024. Mengutip Crash, hal tersebut disampaikan Puig menjelang pergantian susunan pebalap HRC musim depan.
"Kami senang dan berterima kasih atas kinerja Joan dan Luca selama beberapa tahun terakhir karena mereka telah membantu kami mengembangkan motor dan kami harus berterima kasih atas segala upaya mereka," ujar Puig.
Puig sendiri akan beralih peran menjadi penasihat HRC pada musim mendatang. Ia tetap akan mendampingi manajer tim baru, Mikihiko Kawase, yang saat ini menjabat sebagai manajer teknis Honda.
Momentum pergantian ini bertepatan dengan reset besar-besaran regulasi MotoGP pada 2026. Konfigurasi mesin akan berubah menjadi 850cc, ban dialihkan dari Michelin ke Pirelli, dan perangkat aerodinamika serta elektronik bakal dipangkas, sehingga seluruh tim diperkirakan memulai balapan dari titik yang relatif sama.
"Segala sesuatu pasti ada akhirnya, dan masa kebersamaan dengan mereka telah usai. Kini, kami akan memulai langkah baru bersama pebalap baru. Jadi, kami mensyukuri masa lalu dan menatap masa depan dengan penuh harapan," pungkas Puig.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Fabio Quartararo, dan yamaha dengan mengeklik tautan.
Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.