Meta Bagikan Komisi Rp432 Miliar ke Kreator Asia Pasifik dalam Sebulan
Meta membagikan komisi lebih dari Rp432 miliar ke kreator konten Asia Pasifik dalam sebulan lewat program affiliate di Facebook dan Instagram.

Periskop.id - Meta melaporkan kreator konten di Asia Pasifik menerima komisi lebih dari US$24 juta atau setara Rp432 miliar (kurs Rp17.991 per US$) dalam sebulan terakhir. Komisi ini mengalir dari program affiliate yang diterapkan pada unggahan konten, termasuk Reels, di Facebook.
Program tersebut memungkinkan kreator bekerja sama dengan mitra ritel untuk mendapat komisi dari penjualan produk yang mereka rekomendasikan lewat konten. Meta menyebutkan lebih dari 10 juta kreator di Asia Pasifik telah menghubungkan akun Facebook mereka dengan program affiliate sepanjang setahun terakhir.
Sejumlah mitra ritel besar telah bergabung dalam ekspansi program ini. Shopee tercatat menjadi mitra untuk Facebook dan Instagram, sementara Lazada merambah pasar Asia Tenggara, dan Flipkart bersama Myntra menyasar India.
Meta juga menghadirkan fitur tag produk yang memungkinkan kreator menandai produk secara langsung dalam unggahan, termasuk Reels. Lewat fitur ini, kreator tidak perlu lagi mencantumkan tautan di bio untuk mengarahkan pengguna ke halaman produk.
Fitur tersebut dilengkapi ikon belanja dan label "Memenuhi Syarat untuk Komisi" agar pengguna mendapat transparansi soal status komisi kreator. Skema ini dirancang Meta untuk memperkuat ekosistem belanja langsung di dalam platform media sosial.
Selain program affiliate, Meta turut mengembangkan ekosistem berbasis kecerdasan buatan untuk pelaku usaha kecil. Perusahaan menyebutkan sebanyak 9 juta usaha kecil kini memanfaatkan salah satu tools kreatif berbasis AI generatif milik Meta untuk membuat iklan.
Adopsi fitur pembuatan gambar berbasis AI di kalangan pelaku usaha tumbuh lebih dari dua kali lipat pada kuartal ini. Meta menilai AI kini telah bergeser dari sekadar teknologi yang dicoba menjadi bagian dari infrastruktur bisnis.
Menurut Meta, klien-kliennya tidak lagi sekadar berspekulasi soal manfaat AI. Mereka mulai mempertanyakan seberapa cepat teknologi itu dapat diintegrasikan ke perencanaan kampanye, pembuatan konten, hingga layanan pelanggan.
Perusahaan turut memanfaatkan large language model atau LLM untuk memperkuat sistem prediksi dan penentuan peringkat iklan. Meta mengklaim langkah tersebut mendorong peningkatan signifikan pada relevansi dan konversi iklan di Facebook maupun Instagram.
Di sisi lain, Meta mengembangkan Meta Business Agent, sebuah agen AI yang bisa disiapkan dalam hitungan menit untuk melayani pertanyaan, melakukan tindak lanjut, dan menangani pesanan pelanggan secara nonstop 24 jam selama tujuh hari dalam sepekan.
Agen AI ini dapat menyesuaikan gaya komunikasi sesuai karakter masing-masing brand dan terintegrasi dengan berbagai sistem, termasuk Shopify, Zendesk, dan Shopee. Platform tersebut sudah digunakan oleh 1 juta bisnis secara global melalui WhatsApp dan Messenger, dan akan segera meluas ke Instagram.
Meta juga meluncurkan Small Business Growth Academy pada Juni lalu untuk membantu UMKM menguasai berbagai tools AI. Program ini mencakup lokakarya tatap muka, modul pembelajaran yang dapat diakses luas, serta pelatihan yang dipandu mitra, dan pertama kali digelar di 12 negara di Asia Pasifik.
Ekspansi program affiliate dan AI ini muncul di tengah tingginya aktivitas belanja lewat media sosial di Asia Pasifik. Meta menyebutkan separuh konsumen di kawasan ini menemukan dan membeli produk melalui media sosial, sementara 80% lainnya rutin menonton livestream setiap pekan.
Studi belanja musim liburan tahunan yang digarap Meta bersama Ipsos menunjukkan 50% konsumen Asia Pasifik berbelanja online lewat media sosial, lebih tinggi dibanding rata-rata global yang hanya 37%. Konsumen yang menemukan produk lewat platform Meta juga tercatat berbelanja 1,3 kali lebih banyak dibanding kawasan lain.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Meta, dan Lazada dengan mengeklik tautan.




Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.